Dalam panduan ini
- Pengiriman laut dari Shanghai ke Port Klang memakan waktu 6-8 hari; kargo udara ke KLIA 1-2 hari.
- Malaysia mewajibkan pengajuan manifest lebih awal: 24 jam untuk laut, 2 jam untuk pengiriman udara.
- Pintu masuk utama adalah Port Klang, Pelabuhan Penang, Pelabuhan Johor, dan bandara KLIA.
- Registrasi importir dengan JKDM wajib sebelum proses bea cukai di Malaysia.
Memilih moda pengiriman terbaik dari China ke Malaysia bukan hanya soal biaya—Anda juga harus mempertimbangkan kecepatan, kepatuhan, dan menghindari jebakan tersembunyi yang bisa mengganggu rantai pasok Anda. Kami pernah melihat importir kehilangan waktu berminggu-minggu (dan ribuan ringgit) hanya karena salah memilih moda atau melewatkan persyaratan khusus Malaysia. Berikut panduan agar barang Anda masuk ke Malaysia tanpa hambatan, baik itu elektronik, makanan, maupun barang umum lainnya.
Cara Memilih Moda Pengiriman yang Tepat (Faktor Kunci di Malaysia)
Menentukan moda pengiriman paling optimal untuk rantai pasok China–Malaysia dimulai dengan memahami jalur impor utama ke Malaysia, pilihan pelabuhan dan bandara lokal, serta keunggulan masing-masing moda dari segi waktu, biaya, dan risiko.
Laut vs udara: Mana yang paling cocok untuk Malaysia?
Saat mengirim ke Malaysia, pilihan utamanya adalah antara pengiriman laut dan udara. Pengiriman laut menjadi tulang punggung arus impor Malaysia, dengan pelabuhan utama seperti Port Klang, Penang, dan Johor yang menangani sebagian besar kargo kontainer. Port Klang sendiri melayani pelayaran harian dari Shanghai, dengan waktu tempuh rata-rata 6-8 hari. Untuk pengiriman dalam jumlah besar atau di atas 3-5 CBM, pengiriman laut (baik FCL maupun LCL) biasanya menawarkan biaya per unit paling efisien.
Pengiriman udara ke Kuala Lumpur International Airport (KLIA) adalah opsi jauh lebih cepat—1-2 hari langsung dari Shanghai, atau 2-3 hari ke Penang atau Senai melalui hub regional. Kami merekomendasikan pengiriman udara untuk barang mendesak, bernilai tinggi, atau mudah rusak, meski biayanya jauh lebih mahal. Jika Anda mempertimbangkan udara untuk paket kecil, jangan lupa perbedaan antara pengiriman udara reguler dan kurir ekspres—lihat perbandingan pengiriman udara dan ekspres kami untuk tips khusus Malaysia.
| Moda | Waktu Transit (Shanghai–Malaysia) | Kegunaan Terbaik | Kepastian Biaya |
|---|---|---|---|
| Laut (FCL) | 6–8 hari (Port Klang) | Kontainer penuh, volume besar | Tinggi |
| Laut (LCL) | 8–12 hari (termasuk CFS) | 1–12 CBM, muatan campuran | Sedang |
| Udara | 1–2 hari (KLIA) | Mendesak, bernilai tinggi, rapuh | Rendah |
| Ekspres | 1–3 hari (door-to-door) | Paket kecil, sampel | Tinggi |
Untuk penjelasan lebih detail tentang pengiriman kontainer, baca FCL vs LCL untuk Malaysia.
Waktu transit dari China ke Malaysia
Letak Malaysia yang dekat dengan China membuat pengiriman laut pun relatif cepat, terutama jika dibandingkan rute Asia–Eropa yang lebih jauh. Berikut jalur paling umum:
| Asal (China) | Pelabuhan/Bandara Malaysia | Moda | Waktu Transit | Frekuensi |
|---|---|---|---|---|
| Shanghai | Port Klang | Laut | 6–8 hari | Pelayaran harian |
| Shanghai | Penang Port | Laut | 7–9 hari | Pelayaran mingguan |
| Shanghai | Johor Port | Laut | 6–8 hari | Pelayaran mingguan |
| Shanghai | Kuantan Port | Laut | 7–10 hari | Pelayaran mingguan |
| Shanghai | KLIA | Udara | 1–2 hari | Penerbangan harian |
| Shanghai | Penang/Bandara Internasional Senai | Udara | 2–3 hari | Beberapa kali/minggu |
Jika tujuan Anda ke Malaysia Timur (Sabah/Sarawak), tambahkan 2–4 hari untuk transshipment atau pengiriman domestik. Untuk detail pengiriman hingga tujuan akhir, lihat panduan last mile Malaysia kami.
Kapan menggunakan ekspres, LCL, atau FCL
Kurir ekspres adalah yang tercepat (1–3 hari door-to-door) dan sangat ideal untuk sampel, suku cadang mendesak, atau paket e-commerce di bawah 50 kg. Namun, batas nilai bea cukai dan tarif per kilo yang tinggi membuatnya kurang cocok untuk pengiriman B2B dalam jumlah besar.
LCL (Less than Container Load) cocok untuk 1–10 CBM, muatan campuran, atau jika volume Anda belum cukup untuk FCL. Namun, perlu diingat: LCL menambah waktu 2–4 hari di asal/tujuan untuk proses CFS, dan pelabuhan di Malaysia bisa padat pasca-liburan.
FCL (Full Container Load) menawarkan tarif dan keamanan terbaik untuk muatan 20’ atau 40’—terutama jika Anda mengirim elektronik, mesin, atau barang yang butuh keamanan kontainer tersegel. Untuk perbandingan lengkap, lihat perbandingan biaya dan risiko FCL vs LCL.
Memahami Sistem Pajak dan Kepabeanan Malaysia (SST, SMK & Lainnya)
Sistem pajak dan kepabeanan di Malaysia memiliki karakteristik tersendiri. Kesalahan dalam memahaminya bisa berujung pada biaya tak terduga atau keterlambatan proses clearance. Berikut hal-hal penting seputar SST, SMK, dan aturan advance manifest yang wajib Anda ketahui.
Penjelasan mengenai Sales and Service Tax (SST)
Malaysia telah menghapus GST dan kini menerapkan sistem Sales and Service Tax (SST). Sales tax dikenakan sebesar 10% untuk sebagian besar barang impor, dengan tarif lebih rendah (5%) untuk barang tertentu. Service tax sebesar 6% umumnya hanya berlaku untuk jasa lokal, bukan barang impor.
- Siapa yang memungut SST? Royal Malaysian Customs Department (JKDM)
- Dasar hukum: Sales Tax Act 2018 & Service Tax Act 2018
Importir wajib membayar SST atas nilai CIF ditambah bea masuk (jika ada), dengan bea anti-dumping untuk barang tertentu (baja, PET, aluminium) dapat mencapai 49,25%. Untuk perhitungan langkah demi langkah, lihat panduan bea masuk dan pajak impor Malaysia kami.
| Jenis Pajak | Tarif Standar | Berlaku Untuk |
|---|---|---|
| Sales Tax | 10% | Sebagian besar barang impor |
| Service Tax | 6% | Jasa lokal |
| Tarif Rendah | 5% | Barang tertentu (lihat JKDM) |
SMK (Sistem Maklumat Kastam) dan e-filing
Proses clearance kepabeanan di Malaysia menggunakan platform SMK (Sistem Maklumat Kastam). Semua importir wajib mengajukan K1 Import Declaration secara elektronik melalui SMK (atau e-Dagang/eManifest). Dengan dokumen lengkap, clearance di pelabuhan utama biasanya memakan waktu 1–3 hari kerja—namun jika kargo Anda terpilih untuk inspeksi atau memerlukan izin, proses bisa memakan waktu 3–7 hari.
- Advance Manifest: Wajib diserahkan 24 jam sebelum kapal tiba untuk laut, 2 jam untuk udara.
- Dokumen utama: K1 Import Declaration (elektronik via SMK)
- Sistem kepabeanan: Sepenuhnya elektronik, namun pemeriksaan manual untuk kargo yang di-flag
Untuk penjelasan lengkap proses kepabeanan, lihat panduan clearance SMK kami.
Aturan advance manifest untuk Malaysia
Malaysia menerapkan aturan advance manifest submission yang ketat—24 jam sebelum kedatangan kapal laut, dan 2 jam sebelum kedatangan pesawat. Jika Anda tidak mematuhi, kargo bisa ditahan di pelabuhan atau bandara, dan biaya storage akan segera bertambah.
Untuk batas waktu cut-off berdasarkan moda dan pelabuhan, cek panduan cut-off times Malaysia kami.
Jangan Abaikan Sertifikasi Impor Malaysia (Aturan Produk Spesifik)
Regulasi sertifikasi produk di Malaysia sangat ketat dan diawasi. Keterlambatan atau penolakan sering terjadi jika Anda mengirim barang regulasi tanpa dokumen yang benar.
Elektronik: Sertifikasi SIRIM
Jika Anda mengimpor produk listrik atau elektronik, sertifikasi SIRIM QAS International wajib dimiliki. Ini mencakup semua perangkat, mulai dari alat rumah tangga hingga perangkat IT.
- Waktu proses: 4–8 minggu
- Biaya: RM3,000–RM15,000, tergantung kompleksitas produk
- Dasar hukum: Electricity Supply Act 1990, Regulation 2016
Untuk perangkat wireless atau radio, Anda juga wajib mengurus MCMC Type Approval (3–6 minggu, RM2,000–RM8,000). Jika dokumen ini tidak lengkap, kargo bisa ditahan atau bahkan diekspor kembali. Detail lengkapnya ada di panduan sertifikasi SIRIM dan MCMC kami.
Makanan & minuman: Izin MOH
Mengimpor makanan atau minuman? Kementerian Kesehatan Malaysia (MOH), melalui Food Safety and Quality Division, mewajibkan izin impor makanan dan sertifikat kesehatan.
- Waktu proses: 2–4 minggu untuk izin impor
- Biaya: RM500–RM3,000
- Risiko: Kargo tanpa izin akan ditahan di pelabuhan, bahkan bisa berminggu-minggu
Jika Anda mengirim suplemen, kosmetik, atau farmasi, persetujuan tambahan dari NPRA atau MDA mungkin diperlukan—lihat panduan izin MOH dan NPRA kami.
Alat kesehatan, mainan, dan lainnya
Aturan produk spesifik tidak hanya berlaku untuk elektronik dan makanan. Berikut beberapa contoh penting:
- Alat kesehatan: Registrasi Medical Device Authority (MDA) (2–6 bulan, RM5,000–RM30,000+)
- Mainan: SIRIM MS ISO 8124 (3–6 minggu, RM2,000–RM8,000)
- Bahan kimia berbahaya: Regulasi DOSH CLASS (RM5,000–RM50,000+)
- Kemasan kayu: Department of Agriculture ISPM-15 (1–2 minggu, RM200–RM500)
Untuk rincian lengkap, lihat panduan sertifikasi produk Malaysia kami.
Registrasi Importir dan Perwakilan Lokal (Proses JKDM Malaysia)
Setiap importir wajib terdaftar di Royal Malaysian Customs Department (JKDM) sebelum dapat melakukan clearance barang. Mengabaikan langkah ini adalah salah satu kesalahan paling umum (dan mahal) yang sering terjadi.
Siapa yang wajib mendaftar?
Setiap bisnis yang mengimpor ke Malaysia wajib terdaftar sebagai importir di JKDM. Ini berlaku baik untuk perusahaan lokal maupun entitas asing yang memiliki perwakilan di Malaysia. Jika Anda tidak memiliki entitas lokal, Anda harus menunjuk customs broker berlisensi atau mitra lokal sebagai Importer of Record (IOR).
Untuk informasi lebih lanjut tentang kerja sama dengan agen atau penggunaan skema DDP, lihat panduan pengiriman DDP ke Malaysia kami.
Biaya dan waktu proses
- Biaya registrasi: RM500–RM1,000 (sekali bayar)
- Waktu proses: 3–7 hari kerja
- Dokumen yang dibutuhkan: Akta pendirian perusahaan, KTP/paspor direktur, data rekening perusahaan
Bagaimana jika tidak punya entitas lokal?
Tanpa registrasi di Malaysia, Anda tidak bisa melakukan clearance barang sendiri. Sebagian besar importir asing bekerja sama dengan customs broker atau 3PL yang bertindak sebagai IOR. Perlu diketahui: beberapa broker mengenakan biaya tambahan atau meminta surat kuasa. Untuk penjelasan lengkap tentang peran dan tanggung jawab, lihat panduan EXW vs. FOB dan FCA vs. FOB kami serta perbandingan FCA vs. FOB.
Persyaratan Pengiriman Unik ke Malaysia (Palet, Pengemasan & Bea Anti-Dumping)
Malaysia menerapkan sejumlah aturan khusus yang sering membuat pengirim lengah: ISPM-15 untuk kemasan kayu, preferensi palet lokal, dan bea anti-dumping untuk barang tertentu asal Tiongkok.
ISPM-15 untuk kemasan kayu
Seluruh kemasan kayu (palet, peti, dunnage) yang masuk dari Tiongkok wajib memenuhi standar ISPM-15—harus melalui perlakuan panas dan diberi cap resmi. Jika tidak sesuai, kargo bisa ditolak, dipaksa fumigasi, atau diekspor ulang dengan biaya Anda sendiri. Inspeksi dilakukan oleh Department of Agriculture Malaysia di semua pelabuhan utama.
- Biaya: RM200–RM500 per batch untuk perlakuan/sertifikasi
- Waktu proses: 1–2 minggu pengurusan di asal
Untuk info lebih lanjut soal kepatuhan kemasan, lihat panduan perlindungan kelembapan & kemasan Malaysia kami.
Ukuran palet standar di Malaysia
Malaysia menerima beberapa standar palet, namun pusat logistik kini lebih banyak menggunakan ISO 1000x1200mm atau 1100x1100mm. Palet US GMA 48x40-inch dan EUR/EPAL 800x1200mm masih diterima di beberapa fasilitas, tapi ukuran non-standar berisiko ditolak atau harus re-palletizing—terutama di gudang otomatis.
| Jenis Palet | Diterima di Malaysia | Catatan |
|---|---|---|
| ISO 1000x1200mm | Ya | Paling disukai di sebagian besar DC |
| 1100x1100mm | Ya | Umum di rantai pasok lokal |
| US GMA 48x40-inch | Kadang-kadang | Mungkin perlu re-palletizing |
| EUR/EPAL 800x1200mm | Kadang-kadang | Diterima di beberapa gudang |
Untuk detail lengkap, lihat panduan standar palet Malaysia.
Bea anti-dumping untuk barang Tiongkok
Malaysia mengenakan bea anti-dumping untuk beberapa impor dari Tiongkok, termasuk:
- Gulungan baja: hingga 42,08%
- Resin PET: hingga 49,25%
- Aluminium foil: hingga 33,79%
Bea ini di luar SST dan bea masuk reguler. Selalu cek panduan bea anti-dumping kami dan konsultasikan dengan forwarder Anda sebelum mengirim produk terkait.
Dampak Hari Libur Malaysia pada Jadwal Pengiriman (Siap-siap Terlambat!)
Kalender hari libur multi-etnis di Malaysia sangat mempengaruhi logistik. Pelabuhan, bea cukai, dan truk sering tutup—atau beroperasi terbatas—saat hari besar.
Hari libur utama: Hari Raya, Imlek, Deepavali
- Hari Raya Aidilfitri: Tanggal berubah tiap tahun (misal, 10–12 April). Gangguan besar—sebagian besar kantor logistik dan bea cukai tutup 2–3 hari.
- Imlek: Tanggal berubah (misal, 10–12 Februari). Dampak tinggi—pelabuhan dan gudang tutup, kapasitas truk menurun.
- Deepavali: Tanggal berubah (misal, 1 November). Gangguan sedang, terutama di Penang dan Klang Valley.
- Hari Merdeka: 31 Agustus. Libur nasional—logistik dan bea cukai tutup.
- Natal: 25 Desember. Gangguan kecil, terutama di Sabah/Sarawak.
Untuk kalender pengiriman lengkap, lihat kalender pengiriman Malaysia & waktu booking dan panduan waktu booking.
Gangguan umum dan cara mengantisipasi
- Menjelang libur: Ruang kargo makin ketat, tarif naik, booking tutup lebih awal.
- Saat libur: Pelabuhan, bea cukai, dan gudang tutup atau hanya staf minimal. Siap-siap tertunda 2–5 hari.
- Setelah libur: Penumpukan bisa butuh seminggu atau lebih untuk normal kembali.
Selalu lakukan booking minimal 2–3 minggu sebelum hari besar, dan hindari ETA yang terlalu dekat dengan hari libur. Untuk detail cut-off, lihat waktu cut-off Malaysia.
Hindari Kesalahan Umum Pengiriman ke Malaysia (Perangkap Mahal yang Sering Terjadi)
Bahkan importir berpengalaman pun masih sering terjebak dalam kesalahan yang sama saat mengirim ke Malaysia. Berikut beberapa kesalahan paling sering dan mahal yang kami temui.
Kesalahan ISPM-15 dan pengemasan
Mengirim kemasan kayu tanpa perlakuan ISPM-15 hampir pasti membuat kargo Anda ditolak. Kami sering melihat pengiriman FCL tertahan berminggu-minggu di pelabuhan Malaysia, dipaksa ekspor ulang atau fumigasi di tempat dengan biaya tinggi.
- Solusi: Selalu minta sertifikat ISPM-15 dari supplier dan cek cap resminya.
Kurang sertifikasi atau registrasi importir
Mengirim elektronik tanpa SIRIM, alat wireless tanpa MCMC, atau makanan tanpa izin MOH? Kargo Anda akan ditahan bea cukai, dan biaya storage menumpuk. Begitu juga jika belum registrasi sebagai importir di JKDM, barang tidak bisa keluar pelabuhan.
- Solusi: Mulai proses sertifikasi dan registrasi sedini mungkin—sebaiknya sebelum produksi.
Salah waktu & dokumen saat hari libur
Mengatur pengiriman tiba saat Hari Raya atau Imlek hampir pasti menyebabkan keterlambatan clearance. K1 Import Declaration yang tidak lengkap atau salah juga sering jadi penyebab barang tertahan.
- Solusi: Atur jadwal pengiriman agar tidak bertepatan dengan hari libur, dan cek semua dokumen bersama forwarder Anda.
Menggunakan palet non-standar
Gudang otomatis di Malaysia makin sering menolak palet non-standar, sehingga harus bongkar manual atau re-palletizing dengan biaya tinggi.
- Solusi: Konfirmasi standar palet dengan penerima dan penyedia logistik lokal sebelum packing.
Lupa bea anti-dumping
Importir baja, PET, atau aluminium dari Tiongkok sering terkejut dengan bea anti-dumping yang besar—kadang lebih dari 40% nilai kargo.
- Solusi: Cek panduan bea anti-dumping dan pastikan HS code Anda sebelum kirim.
Salah memilih Incoterms
Memilih Incoterm yang tidak tepat (misal, CIF tanpa IOR lokal) bisa menimbulkan kebingungan, biaya tak terduga, dan keterlambatan bea cukai.
- Solusi: Pelajari perbandingan Incoterms kami dan panduan DAP vs. DDP untuk Malaysia.
Kesimpulan
Pengiriman barang dari China ke Malaysia umumnya lebih cepat dan mudah diprediksi dibanding banyak rute lain—namun hanya jika Anda memahami persyaratan khusus Malaysia. Pilihan moda transportasi terbaik sangat bergantung pada volume, urgensi, dan jenis produk Anda: laut FCL untuk muatan besar, udara untuk kebutuhan mendesak, LCL atau ekspres untuk kiriman kecil. Selalu perhitungkan SST, registrasi importir, dan sertifikasi produk sebelum melakukan pemesanan. Hindari periode libur nasional dan pastikan kemasan serta palet sudah sesuai standar agar terhindar dari keterlambatan yang merugikan. Untuk rute dan rincian biaya yang disesuaikan, mulai dengan panduan lengkap pengiriman ke Malaysia kami atau ajukan permintaan penawaran khusus—kami siap membantu Anda agar proses pengiriman berjalan lancar sejak awal.
ReferensiGlosarium· 46 istilah
Cari istilah, atau lompat berdasarkan huruf.
- 3PL
- Third-party logistics; perusahaan yang menyediakan warehousing, fulfillment, atau distribusi. 3PL biasanya menentukan format label, tipe barcode, dan penempatan untuk pengiriman ke Jepang.
- advance
- 5. Ketika carrier atau broker membayarkan bea, pajak, atau biaya ke bea cukai atas nama Anda dan menagihnya kemudian. Biasanya ada biaya disbursement; pastikan siapa yang membayar di awal dan besaran fee-nya.
- B2B
- 26. Business to business. Pembeli adalah perusahaan (misal: importir) yang melakukan clearance dan menerima barang. DAP sering dipakai B2B jika pembeli punya broker dan kontrol impor.
- Bea Masuk
- Import Duty. Tarif bea masuk Indonesia yang diterapkan pada barang impor sesuai HS code dan asal barang.
- CBM
- 31. Cubic metre. Satuan standar volume pengiriman; dipakai untuk tarif LCL dan kapasitas kontainer.
- CFS
- 34. Container Freight Station. Fasilitas konsolidasi (origin) atau de-konsolidasi (destination) kargo LCL. Di FCA (CFS), seller menyerahkan kargo loose di sini; serah terima dan risiko berpindah saat diterima.
- CIF
- 39. Cost, Insurance and Freight. Hanya untuk laut dan sungai—bukan udara. Seller bayar freight dan asuransi minimum (biasanya ICC C) ke pelabuhan tujuan; buyer yang melakukan clearance dan bayar bea. Risiko berpindah saat barang di atas kapal.
- CIP
- 40. Carriage and Insurance Paid To. Semua moda (laut, udara, multimodal). Seller bayar freight dan asuransi lebih luas (sering ICC A) ke lokasi yang disepakati. Cover lebih tinggi dari CIF minimum—cocok untuk kargo udara dan bernilai tinggi.
- clearance
- 43. Customs clearance. Proses pengajuan barang dan dokumen ke bea cukai untuk mendapatkan release impor atau ekspor. Clearance ekspor (siapa yang mengurus) adalah perbedaan utama antara EXW dan FOB.
- customs broker
- 50. Agen berlisensi yang mengurus filing deklarasi bea cukai, komunikasi dengan bea cukai, dan clearance atas nama Anda.
- cut-off
- Batas waktu barang atau dokumen harus diterima agar bisa ikut kapal atau pesawat tertentu; lewat deadline biasanya tertunda sehari.
- DAP
- Delivered At Place; penjual kirim ke lokasi yang ditentukan (misal gudang pembeli) dan bongkar, pembeli urus clearance impor, bea, dan Pajak Konsumsi. IOR adalah pembeli.
- DDP
- Delivered Duty Paid; penjual bayar semua biaya sampai pintu pembeli, termasuk clearance, bea, dan Pajak Konsumsi. DDP asli berarti penerima tidak bayar apa pun saat barang tiba.
- Deepavali
- Hari libur nasional di Singapura (Deepavali) yang berpotensi berdampak pada jadwal logistik dan clearance bea cukai.
- door-to-door
- Layanan door-to-door dari shipper ke consignee; forwarder atau carrier mengatur seluruh proses, termasuk penjemputan dan pengantaran.
- ETA
- Estimated Time of Arrival; perkiraan waktu kapal atau pesawat tiba di destination.
- EXW
- Ex Works; seller hanya menyediakan barang di lokasi mereka, buyer mengurus penjemputan, clearance ekspor, pengiriman, dan seluruh proses selanjutnya. Risiko beralih di pintu pabrik—paling awal di antara Incoterms.
- FCA
- Free Carrier; seller menyerahkan barang di lokasi yang ditentukan (CY, CFS, terminal), buyer yang booking main freight dan asuransi. Risiko beralih saat barang diserahkan ke carrier—jelas dan bisa diverifikasi. Cocok untuk container (FCL/LCL); untuk air, gunakan FCA atau CIP.
- FCL
- Full Container Load; Anda booking satu container penuh (misal: 20GP atau 40HC), hanya barang Anda di dalamnya.
- FOB
- Free On Board; seller menyerahkan barang ke kapal dan urus clearance ekspor, buyer yang booking freight dan urus impor dari sisi kapal. Risiko beralih saat barang di atas kapal. Hanya untuk sea freight—untuk air gunakan FCA. Untuk container, momen 'on board' sering tidak jelas; FCA (CY/CFS) lebih pasti.
- forwarder
- Freight forwarder; perusahaan yang mengatur transportasi, dokumen, dan sering juga urusan bea cukai atas nama Anda.
- GST
- Goods and Services Tax adalah pajak pertambahan nilai di New Zealand, berlaku untuk sebagian besar impor dengan tarif 15%.
- Hari Raya Aidilfitri
- Festival Idul Fitri yang menandai akhir Ramadan, menyebabkan libur panjang dan potensi keterlambatan pengiriman di Malaysia.
- HS Code
- HS code; klasifikasi produk internasional untuk bea cukai, menentukan tarif bea masuk dan pembatasan.
- import declaration
- Dokumen yang diajukan ke bea cukai untuk clearance impor. Memuat detail barang, nilai, HS codes, dan izin. Di DAP, broker buyer yang submit; di DDP, broker seller atau IOR yang submit.
- Importer of Record
- Pihak di negara tujuan yang secara hukum bertanggung jawab atas deklarasi impor serta pembayaran bea dan pajak (singkatan IOR).
- Incoterms
- International Commercial Terms. Aturan standar (EXW, FOB, CIF, DDP, dll.) yang menentukan siapa yang membayar, siapa yang mengurus bea cukai, dan kapan risiko berpindah di setiap tahap.
- IOR
- Importer of Record. Pihak yang secara hukum bertanggung jawab atas deklarasi impor serta pembayaran bea dan pajak di negara tujuan.
- ISO 8124
- Standar internasional keamanan mainan yang diakui di Singapura untuk impor mainan, sering menjadi syarat mendapatkan Safety Mark.
- ISPM-15
- International Standards for Phytosanitary Measures No. 15. Standar perlakuan untuk kemasan kayu (misal: palet) agar bebas hama.
- JKDM
- Jabatan Kastam Diraja Malaysia adalah otoritas utama yang mengawasi penegakan bea cukai serta regulasi impor dan ekspor.
- last-mile
- Tahap akhir pengiriman dari pelabuhan, bandara, atau gudang ke alamat penerima. Bisa termasuk surcharge area terpencil atau residensial.
- LCL
- Less than Container Load. Kargo Anda berbagi kontainer dengan pengirim lain; tarif per CBM (ditambah biaya CFS dan handling di kedua sisi).
- Manifest Submission
- Proses pengajuan data kargo secara elektronik ke CBP melalui ACE sebelum barang tiba di pelabuhan AS.
- MCMC Type Approval
- Persetujuan Tipe MCMC diperlukan untuk perangkat telekomunikasi dan radio, sesuai spesifikasi teknis MS yang berlaku di Malaysia.
- MS ISO 8124
- Standar Malaysia ISO 8124 adalah standar keselamatan untuk mainan impor, mengacu pada pedoman internasional ISO.
- NPRA
- National Pharmaceutical Regulatory Agency adalah badan yang menangani notifikasi kosmetik dan registrasi produk farmasi di Malaysia.
- palletizing
- Memuat kargo ke palet untuk handling dan transportasi. Biasanya opsional di CFS; kadang wajib untuk Jepang atau carrier tertentu.
- Penang Port
- Pelabuhan utama di Penang yang sering digunakan untuk pengiriman barang impor dari China ke wilayah utara Malaysia.
- pickup
- Pengambilan barang di pabrik. Truk dipesan, muat di lokasi asal, lalu kirim ke CFS, CY, atau bandara. Jarak, jumlah supplier, dan kesiapan barang memengaruhi biaya.
- Port Klang
- Pelabuhan kontainer terbesar di Malaysia yang menjadi pintu utama untuk impor dari China.
- Sales Tax
- Pajak tambahan atas barang impor di Irak, dipungut di bea cukai bersamaan dengan duty impor.
- SMK
- Sistem Maklumat Kastam merupakan platform elektronik Malaysia untuk deklarasi dan proses clearance impor/ekspor.
- SST
- Sales and Service Tax adalah sistem pajak tidak langsung di Malaysia yang dikenakan pada barang dan jasa impor, menggantikan GST sejak 2018.
- transshipment
- Kargo dipindahkan di pelabuhan transit sebelum sampai tujuan akhir. Menambah terminal, cut-off, dan handoff—lebih banyak variabel dibanding direct sailing.
- Type Approval
- Sertifikasi dari ARPCE untuk produk elektronik, menegaskan kepatuhan terhadap regulasi Aljazair.
Tidak ada istilah yang cocok dengan pencarian Anda.