Skip to main content
Terbaru · Maret 2026 8 menit baca

Pengiriman Kendaraan Listrik & Baterai sebagai Barang Berbahaya dari Tiongkok

Panduan pengiriman kendaraan listrik dan baterai lithium sebagai barang berbahaya dari Tiongkok, mencakup regulasi, kemasan, dan risiko logistik bagi importir.

Lucas Arillotta
Lucas Arillotta Supply Chain Manager di SINO Shipping
Dalam panduan ini
  1. 01 EV & Baterai Barang Berbahaya
  2. 02 Pengiriman & Pembatasan EV/Bater
  3. 03 Pengemasan, Pelabelan & Dokumen
  4. 04 Risiko Kepatuhan & Kesalahan
  5. 05 Cara Aman Kirim EV & Baterai
Hal-hal penting dalam artikel
  • EV dan baterai lithium dikategorikan sebagai barang berbahaya menurut regulasi IMDG dan IATA.
  • Kemasan, label, dan dokumen yang sesuai sangat penting untuk menghindari masalah bea cukai dan denda.
  • Pengiriman udara EV dan baterai dibatasi hanya pada carrier dan rute yang disetujui karena risiko keamanan.
  • Deklarasi atau penanganan yang salah dapat menyebabkan penolakan, keterlambatan, atau sanksi regulasi.

Kendaraan listrik (EV) dan baterai lithium menjadi pusat revolusi mobilitas global—dan China berada di garis depan. Pada 2026, China mengekspor lebih dari 1,2 juta EV dan mencatat lonjakan ekspor baterai lithium lebih dari 60% dibanding tahun sebelumnya. Namun di balik angka-angka besar ini, ada tantangan penting: baik EV maupun baterainya dikategorikan sebagai barang berbahaya (DG) untuk pengiriman internasional. Artinya, importir harus memahami berbagai regulasi, aturan pengemasan, dan risiko logistik yang jauh lebih kompleks dibanding pengiriman otomotif biasa. Di halaman ini, kami akan mengulas klasifikasi DG, metode pengiriman, persyaratan kepatuhan, serta kesalahan mahal yang harus dihindari saat mengimpor EV dan baterai dari China.

Mengapa EV dan Baterai Diklasifikasikan sebagai Barang Berbahaya?

Mengirim EV dan baterai bukan sekadar memindahkan barang berat dan bernilai tinggi. Ini juga soal mengelola risiko keselamatan nyata dan persyaratan hukum yang ketat.

Kode & Kelas UN

Baik EV maupun baterainya masuk dalam kode barang berbahaya Perserikatan Bangsa-Bangsa. Baterai lithium yang dikirim terpisah diklasifikasikan sebagai UN3480, sedangkan baterai yang dikemas bersama atau terpasang di perangkat (seperti di dalam EV) adalah UN3481. Untuk semua pengiriman internasional, keduanya masuk dalam Kelas 9 (Barang Berbahaya Lain-lain) sesuai kode IMDG (angkutan laut) dan IATA (angkutan udara).

Klasifikasi ini bersifat wajib—tidak ada pengecualian untuk semua pengiriman, tanpa memandang tujuan atau moda transportasi. Jika Anda mengimpor dari China, setiap pengiriman EV dan baterai wajib dinyatakan sebagai DG dan ditangani sesuai aturan.

Risiko Baterai Lithium

Mengapa aturannya sangat ketat? Baterai lithium memiliki risiko kebakaran dan ledakan yang signifikan, terutama saat pengiriman. Sejak 2017, tercatat lebih dari 200 insiden kargo udara yang melibatkan baterai lithium, dengan baterai menyumbang 8-12% dari seluruh klaim pengiriman DG secara global.

Risiko terbesar muncul saat baterai rusak, dikemas tidak benar, atau terkena panas. Satu sel yang gagal saja bisa memicu peristiwa thermal runaway, membahayakan pesawat, kapal, atau petugas darat. Itu sebabnya aturan internasional mewajibkan pengemasan, pelabelan, dan dokumen khusus untuk setiap pengiriman baterai.

EV sebagai Kargo DG

Setiap EV yang diekspor dari China memiliki baterai lithium berukuran besar—kadang beratnya ratusan kilogram. Baterai terintegrasi ini membuat seluruh kendaraan diperlakukan sebagai kargo DG di bawah UN3481. Ini memicu persyaratan dokumen DG, pengemasan (atau penataan) bersertifikat UN, dan pelabelan Kelas 9 untuk setiap unit kendaraan.

Jika langkah-langkah ini dilewati, pengiriman Anda bisa disita bea cukai, ditolak carrier, atau dikenai denda berat. Untuk penjelasan dasar pengiriman DG, baca panduan kami tentang kepatuhan barang berbahaya.

Metode Pengiriman & Pembatasan untuk EV & Baterai

Memilih metode pengiriman untuk EV dan baterai bukan hanya soal harga dan kecepatan. Setiap moda—laut, udara, kereta api, atau ekspres—memiliki batasan DG, biaya, dan dokumen tersendiri.

Pengiriman Laut

Pengiriman laut adalah metode utama untuk EV dan baterai lithium dari China. IMDG Code mengatur semua pengiriman laut, mewajibkan pelabelan Kelas 9, penataan yang benar, dan dokumen DG. Waktu transit biasanya antara 18 hingga 40 hari ke AS atau Uni Eropa, tergantung rute dan kepadatan pelabuhan.

Carrier hanya akan menerima EV dan baterai jika semua persyaratan DG terpenuhi. Kargo yang tidak sesuai aturan sering ditolak di pelabuhan China, menyebabkan penundaan dan biaya tambahan.

RuteWaktu Transit UmumPembatasan DG
China – US West Coast18-25 hariIMDG, Kelas 9, UN3480/3481
China – EU (Rotterdam)30-40 hariIMDG, Kelas 9, UN3480/3481
China – SE Asia7-15 hariIMDG, Kelas 9, UN3480/3481

Untuk info lebih lanjut tentang rute dan waktu laut, lihat panduan waktu transit kami.

Pengiriman Udara

Pengiriman udara untuk EV dan baterai sangat dibatasi. Hanya carrier yang memiliki izin DG khusus yang dapat menangani pengiriman ini, dan tidak semua rute tersedia. Aturan IATA DGR berlaku, dan setiap pengiriman dikenakan surcharge barang berbahaya—biasanya $2 hingga $5 per kilogram di luar tarif dasar.

Ini membuat pengiriman udara EV atau baterai besar sangat mahal. Sebagai contoh, baterai 400 kg bisa terkena surcharge DG sebesar $800 hingga $2.000. Dalam praktiknya, pengiriman udara biasanya hanya digunakan untuk baterai kecil yang sangat mendesak atau prototipe bernilai tinggi.

Jika Anda mempertimbangkan pengiriman udara, pastikan hanya bekerja dengan forwarder DG terverifikasi, dan siapkan anggaran untuk biaya tinggi serta waktu booking yang lebih panjang.

Kereta Api & Ekspres

Pengiriman kereta api (melalui jaringan China-Eropa) dan jasa kurir ekspres adalah opsi untuk pengiriman baterai dalam jumlah kecil. Namun, keduanya tetap membutuhkan persetujuan dan dokumen DG lengkap. Kurir seperti DHL dan FedEx hanya menerima baterai lithium jika seluruh pengemasan, pelabelan, dan dokumen UN sudah sesuai.

Kereta api umumnya tidak digunakan untuk EV utuh, tetapi bisa menjadi solusi untuk baterai cadangan atau modul, khususnya ke wilayah pedalaman Uni Eropa. Untuk info lebih lanjut tentang opsi ekspres dan kereta api, lihat panduan kurir ekspres dan ulasan pengiriman kereta api.

Persyaratan Pengemasan, Pelabelan, dan Dokumentasi

Kepatuhan bukan sekadar formalitas—pengemasan, label, dan dokumen adalah kunci agar pengiriman Anda lancar dan bisnis Anda terlindungi dari sanksi regulasi.

Pengemasan Bersertifikat UN

Semua baterai lithium yang dikirim dari China wajib menggunakan kemasan bersertifikat UN. Kemasan ini harus lolos uji jatuh, tekan, dan suhu ekstrem untuk memastikan mampu menahan kebakaran atau kebocoran selama pengiriman. Untuk kendaraan listrik (EV), kendaraan itu sendiri dianggap sebagai “kemasan luar”, namun baterai di dalamnya tetap harus terlindungi dari risiko korsleting dan pergeseran.

Pemasok wajib memberikan bukti sertifikasi UN untuk seluruh kemasan. Jika Anda mengirim baterai cadangan, setiap paket harus memiliki sertifikasi tersendiri.

Label & Penandaan DG

Setiap pengiriman—baik EV utuh maupun palet baterai—wajib menampilkan label bahaya Kelas 9 dan nomor UN (UN3480 atau UN3481) yang sesuai. Label harus tahan lama, mudah terlihat, dan memenuhi ukuran standar IMDG/IATA.

Label yang hilang atau rusak adalah salah satu penyebab utama penahanan dan penolakan pengiriman di pelabuhan China maupun tujuan. Untuk baterai, Anda juga perlu menempelkan label “Penanganan Baterai Lithium” lengkap dengan kontak darurat.

Jenis LabelDiperlukan UntukContoh Penandaan
Label Bahaya Kelas 9Semua EV & bateraiSimbol “Class 9”
Nomor UN (UN3480/UN3481)Semua EV & baterai”UN3480” atau “UN3481”
Label Penanganan Baterai LithiumBaterai (lepas/dikemas)Nomor telepon darurat

Dokumentasi DG

Setiap pengiriman DG harus disertai:

  • Deklarasi DG (deklarasi pengirim untuk barang berbahaya)
  • Material Safety Data Sheet (MSDS)
  • Sertifikat pengirim (konfirmasi kepatuhan aturan UN)
  • Packing list dan faktur komersial

Pihak carrier dan bea cukai tidak akan memuat atau mengeluarkan pengiriman tanpa dokumen ini. Dokumen yang tidak lengkap atau salah adalah salah satu kesalahan paling umum—dan mahal—yang dilakukan importir.

Risiko Kepatuhan dan Kesalahan Umum

Aturan DG untuk EV dan baterai sangat ketat—dan kesalahan bisa berakibat mahal. Berikut beberapa jebakan yang sering dialami importir.

Kesalahan Deklarasi

Kesalahan paling umum adalah tidak mendeklarasikan baterai lithium dalam EV atau sebagai kargo terpisah. Otoritas bea cukai di China maupun luar negeri rutin memeriksa barang DG yang tidak dideklarasikan. Jika ketahuan, Anda bisa terkena penahanan pengiriman, denda hingga $10,000 per insiden, bahkan potensi masuk daftar hitam bagi perusahaan atau pemasok Anda.

Jangan pernah mengandalkan pemasok untuk “menyembunyikan” baterai di dokumen. Selalu deklarasikan sebagai kargo DG, dan periksa ulang semua dokumen sebelum booking.

Kegagalan Pengemasan

Kemasan yang tidak sesuai atau label UN yang tidak ada adalah penyebab utama penolakan pengiriman baterai. Carrier kini sangat ketat dalam menegakkan aturan DG—jika kemasan atau label tidak sesuai deklarasi DG, kargo Anda tidak akan dikirim.

Minta sertifikat kemasan UN dari pemasok Anda, dan cek label sebelum pengiriman. Untuk informasi lebih lanjut soal aturan pengemasan, baca panduan kepatuhan produk kami.

Pemilihan Carrier

Hanya carrier yang memiliki izin DG yang boleh mengangkut EV dan baterai secara legal. Memilih forwarder atau shipping line tanpa izin ini hampir pasti menyebabkan keterlambatan atau penolakan. Selalu verifikasi kredensial DG forwarder Anda dan pengalaman mereka dalam pengiriman EV dan baterai.

Untuk bantuan memilih partner yang tepat, cek daftar cara memilih freight forwarder kami.

Inti Penting: Cara Aman Mengirim EV & Baterai dari China

Mengirim EV dan baterai lithium dari China bukan sekadar soal booking space—ini soal kepatuhan barang berbahaya. Selalu deklarasikan EV dan baterai sebagai DG, pastikan kemasan bersertifikat UN, dan periksa dokumen sebelum keberangkatan. Hanya gunakan forwarder berpengalaman dan berizin DG untuk menghindari keterlambatan dan denda mahal. Untuk konsultasi dan rencana pengiriman yang sepenuhnya patuh, ajukan penawaran ke tim ahli DG kami.