Skip to main content
Terbaru · Maret 2026 8 menit baca

Persyaratan Pengemasan & Pelabelan Hazmat untuk Ekspor dari Tiongkok

Panduan lengkap pengemasan dan pelabelan bahan berbahaya untuk ekspor dari Tiongkok, mencakup kepatuhan IMDG, IATA, dan ADR.

Lucas Arillotta
Lucas Arillotta Supply Chain Manager di SINO Shipping
Dalam panduan ini
  1. 01 Kemasan Ekspor Hazmat dari China
  2. 02 Label Wajib Pengiriman Hazmat
  3. 03 Aturan Pengemasan & Pelabelan Ha
  4. 04 Kesalahan Pengemasan & Pelabelan
  5. 05 Kepatuhan Pengemasan & Pelabelan
Hal-hal penting dalam artikel
  • Semua ekspor bahan berbahaya dari Tiongkok wajib menggunakan kemasan bersertifikat UN dengan tanda spesifikasi yang jelas.
  • IMDG, IATA, dan ADR mewajibkan ukuran dan penempatan label bahaya tertentu pada kemasan luar.
  • Pengemasan atau pelabelan yang salah dapat dikenakan denda hingga $30.000 per kontainer di pelabuhan Tiongkok.
  • CIQ Tiongkok memeriksa 100% pengiriman hazmat untuk kepatuhan; ketidakpatuhan menyebabkan penundaan dan biaya tinggi.

Pengiriman barang berbahaya (hazmat) dari China bukan sekadar memesan ruang kargo dan mengisi dokumen—setiap detail pengemasan dan pelabelan harus benar-benar tepat, tanpa celah kesalahan. Terdapat lebih dari 2.000 jenis kemasan yang telah disetujui UN, inspeksi CIQ yang sangat ketat di semua pelabuhan utama, serta denda yang bisa mencapai $30.000 per kontainer jika terjadi kesalahan. Baik Anda mengekspor baterai lithium, bahan kimia, maupun aerosol, memahami aturan pengemasan dan pelabelan menurut IMDG (laut), IATA (udara), dan ADR (darat) adalah hal yang wajib. Di halaman ini, kami jabarkan persyaratan, tunjukkan contoh kemasan dan label yang sesuai, serta membantu Anda menghindari kesalahan umum yang sering menyebabkan keterlambatan dan biaya tambahan.

Cara Memilih Kemasan yang Tepat untuk Ekspor Hazmat dari China

Menentukan kemasan yang sesuai untuk kargo berbahaya adalah dasar utama pengiriman yang aman dan legal dari China. Aturannya sangat ketat: kemasan harus bersertifikat UN, diberi tanda yang jelas, dan sesuai dengan tingkat bahaya barang Anda.

Jenis Kemasan Bersertifikat UN

Terdapat lebih dari 2.000 jenis kemasan yang diakui UN menurut IMDG (laut) dan IATA (udara) untuk ekspor hazmat dari China. Contohnya:

  • 4G: Kotak karton (umum untuk baterai dan botol kimia kecil)
  • 1A1: Drum baja (untuk cairan dan pelarut)
  • 3H1: Jerigen plastik (untuk bahan korosif dan cairan pembersih)
  • 6HA1: Kemasan komposit (cairan dengan wadah dalam dan luar)

Setiap kemasan wajib menampilkan tanda spesifikasi UN yang terlihat, seperti 4G/Y30/S/23/CH. Kode ini menunjukkan jenis kemasan, tingkat performa, tahun pembuatan, dan kode negara (CH untuk China).

Kode UNJenis KemasanContoh Penggunaan
4GKotak kartonBaterai lithium, sampel
1A1Drum bajaCairan mudah terbakar
3H1Jerigen plastikBahan korosif, cairan pembersih
6HA1Kemasan kompositPaket kimia, botol kecil

Menentukan Packaging Group

Kemasan hazmat juga harus sesuai dengan tingkat bahaya, yang dibagi dalam Packaging Group:

  • Group I: Bahaya tinggi (misal, bahan kimia sangat beracun)
  • Group II: Bahaya sedang (misal, cairan mudah terbakar)
  • Group III: Bahaya rendah (misal, bahan yang kurang berbahaya)

Packaging group tercantum pada tanda UN (misal, “X” untuk Group I, “Y” untuk Group II, “Z” untuk Group III). Contohnya, kemasan bertanda 4G/Y30/S/23/CH cocok untuk bahan Group II (bahaya sedang).

Memilih group yang tepat bukan pilihan. Jika Anda menggunakan kemasan Group III untuk barang Group I, pengiriman akan ditolak di pelabuhan asal dan Anda harus menanggung biaya repacking serta penundaan.

Proses Inspeksi CIQ China

CIQ (China Inspection and Quarantine) memeriksa 100% kontainer hazmat untuk kepatuhan kemasan dan label di semua pelabuhan ekspor utama. Petugas memeriksa:

  • Keberadaan dan kejelasan tanda spesifikasi UN
  • Kerusakan atau tanda pemakaian ulang pada kemasan
  • Kesesuaian antara packaging group dan tingkat bahaya kargo
  • Segel dan penutupan kemasan yang benar

Pengiriman dengan tanda kemasan yang hilang, tidak terbaca, atau salah akan langsung ditolak, menyebabkan penundaan berhari-hari dan biaya tambahan untuk repacking atau relabeling.

Untuk informasi lebih lanjut tentang proses ekspor dan kepatuhan di China, lihat gambaran umum pengiriman dari China dan layanan barang berbahaya.

Label dan Tanda Apa Saja yang Wajib pada Pengiriman Hazmat?

Pelabelan sama pentingnya dengan pengemasan. Aturannya meliputi label berlian bahaya, nama pengiriman, nomor UN, hingga bahasa dan ukuran setiap label.

Label Bahaya dan Placard

IMDG, IATA, dan ADR mewajibkan label berlian bahaya—minimal 100mm x 100mm—di setidaknya dua sisi luar setiap kemasan. Label harus tahan lama, tidak mudah pudar, dan ditempatkan agar mudah terlihat.

Misalnya, pengiriman baterai lithium (UN3480) wajib dilengkapi:

  • Label bahaya Kelas 9 (100mm x 100mm)
  • Label penanganan baterai lithium dengan nomor telepon darurat 24 jam
  • Arah panah orientasi jika dikirim lewat udara atau berisi cairan

Setidaknya tiga label bahaya terpisah dibutuhkan untuk pengiriman baterai lithium. Untuk bahan kimia, label kelas bahaya utama (misal, cairan mudah terbakar, Kelas 3) harus terpasang, beserta risiko tambahan jika ada.

Nomor UN dan Nama Pengiriman

Setiap kemasan wajib menampilkan:

  • Nomor UN (misal, UN3480 untuk baterai lithium-ion)
  • Nama pengiriman resmi (misal, “Lithium ion batteries”)
  • Data penerima dan pengirim

Semua informasi ini harus jelas, tahan lama, dan ditempatkan di dekat label bahaya pada kemasan luar.

Tidak mencantumkan nomor UN atau nama pengiriman adalah kesalahan fatal dan akan langsung ditolak oleh Bea Cukai atau CIQ China.

Standar Bahasa dan Ukuran

Label dan tanda harus:

  • Dalam bahasa Inggris (wajib untuk transportasi internasional)
  • Dalam bahasa Mandarin (wajib untuk ekspor dari China)
  • Minimal 100mm x 100mm untuk label berlian bahaya
  • Ditempel di setidaknya dua sisi berlawanan pada kemasan luar

Denda untuk pelabelan atau pengemasan hazmat yang salah bisa mencapai $30.000 per kontainer di pelabuhan China. Label yang pudar atau ukurannya kurang pun bisa memicu inspeksi menyeluruh dan penundaan.

Untuk info lebih lanjut mengenai dokumen dan kepatuhan, lihat panduan kami tentang proses pengiriman dari China dan lisensi serta kepatuhan produk.

Aturan Khusus Pengemasan dan Pelabelan untuk Jenis Barang Berbahaya Umum

Beberapa barang berbahaya yang paling sering dikirim—seperti baterai lithium, bahan kimia cair, dan aerosol—memiliki aturan pengemasan dan pelabelan yang sangat spesifik.

Baterai Lithium (UN3480/3481)

Baterai lithium adalah salah satu jenis barang berbahaya yang paling ketat pengaturannya. Persyaratannya meliputi:

  • Isolasi bagian dalam (untuk mencegah korsleting)
  • Kemasan luar yang kuat (biasanya kotak fiberboard 4G dengan tanda UN)
  • Label berlian bahaya Kelas 9 (100mm x 100mm)
  • Label penanganan baterai lithium (dilengkapi nomor telepon)
  • Tanda panah orientasi di semua sisi untuk pengiriman udara

Ekspor baterai lithium dari Tiongkok umumnya menampilkan ketiga label ini, ditambah nomor UN dan nama pengiriman resmi, baik dalam bahasa Inggris maupun Mandarin.

Bahan Kimia Cair

Untuk bahan kimia cair (misal: UN1993, Flammable Liquid N.O.S.):

  • Pengemasan ganda wajib: botol atau kaleng dalam yang kedap bocor, bahan penyerap, dan kotak atau drum luar bersertifikasi UN yang kuat
  • Label berlian bahaya Kelas 3 untuk cairan mudah terbakar, atau kelas lain yang relevan
  • Tanda panah orientasi untuk paket berisi cairan
  • Nomor UN dan nama pengiriman harus tercantum jelas

Tanpa pengemasan ganda dan bahan penyerap, kebocoran dapat menyebabkan penolakan bea cukai dan denda lingkungan.

Aerosol dan Gas

Aerosol (Kelas 2) dan gas bertekanan memiliki persyaratan tersendiri:

  • Kaleng yang telah diuji tekanan (harus lolos standar UN)
  • Label ‘Gas Under Pressure’ serta label berlian bahaya (minimal 100mm x 100mm)
  • Nama pengiriman resmi dan nomor UN pada kemasan luar

Untuk informasi lebih lanjut tentang pengiriman barang berbahaya tertentu, lihat panduan kepatuhan barang berbahaya dan halaman pengiriman udara dari Tiongkok.

Kesalahan Pengemasan dan Pelabelan yang Menyebabkan Keterlambatan dan Denda

Bahkan eksportir berpengalaman pun kerap melakukan kesalahan dalam pengemasan dan pelabelan barang berbahaya. Konsekuensinya nyata: pengiriman ditolak, keterlambatan berhari-hari, serta denda yang bisa menggerus margin keuntungan.

Kesalahan Umum Eksportir

5 kesalahan teratas yang sering kami temui:

  1. Menggunakan kemasan yang tidak bersertifikat UN (tidak ada tanda UN yang terlihat)
  2. Label bahaya terlalu kecil (kurang dari 100mm x 100mm) atau pudar
  3. Label hanya di satu sisi kemasan
  4. Tidak mencantumkan nama pengiriman resmi, nomor UN, atau detail penerima
  5. Tidak menggunakan kemasan dalam atau bahan penyerap untuk cairan

Kesalahan ini sangat sering terjadi pada pengirim pemula atau saat menggunakan pemasok kemasan generik.

Penolakan oleh Carrier dan Bea Cukai

Bea Cukai Tiongkok dan CIQ secara rutin menolak pengiriman dengan label bahaya yang hilang, rusak, atau tidak berbahasa Inggris. Akibatnya:

  • Tertahan di pelabuhan selama beberapa hari
  • Biaya re-packing atau relabeling yang mahal
  • Denda hingga $30,000 per kontainer
  • Dalam beberapa kasus, eksportir yang tidak patuh bisa masuk daftar hitam

Carrier (laut maupun udara) akan menolak memuat kargo yang tidak lolos pemeriksaan IMDG atau IATA, meskipun pengiriman Anda sangat mendesak.

Cara Memastikan Kepatuhan

Sebelum pengiriman, selalu:

  • Cek ulang kemasan dan label sesuai tabel IMDG, IATA, dan ADR terbaru
  • Minta inspeksi pra-pengiriman dari forwarder atau ahli pihak ketiga
  • Pastikan semua label berukuran tepat, dalam bahasa Inggris dan Mandarin, serta ditempel di dua sisi
  • Periksa kembali bahwa tanda spesifikasi UN terlihat jelas, terbaca, dan sesuai kelompok bahaya kargo Anda

Untuk daftar periksa kepatuhan lengkap, lihat panduan tantangan pengiriman dari Tiongkok dan cara memilih forwarder.

Inti Penting: Cara Memastikan Kepatuhan Pengemasan dan Pelabelan Barang Berbahaya

Pengiriman barang berbahaya dari Tiongkok sangat ketat—setiap paket wajib menggunakan kemasan bersertifikat UN, dengan semua label yang disyaratkan berukuran dan berbahasa sesuai, jika tidak Anda berisiko terkena keterlambatan dan denda. Selalu rujuk kode IMDG, IATA, dan ADR terbaru, serta bekerja sama dengan forwarder DG bersertifikat untuk menghindari kesalahan mahal. Untuk ketenangan pikiran dan panduan terbaru di 2026, dapatkan penawaran dari tim kami dan biarkan kami menangani kepatuhan kargo berbahaya Anda dari awal hingga akhir.