Dalam panduan ini
- Sistem TradeNet Singapura memungkinkan clearance bea cukai elektronik dalam 1-2 hari kerja.
- Registrasi IOR di Bea Cukai Singapura biaya SGD 500 dan proses 1-3 hari kerja.
- Kepatuhan ISPM-15 wajib untuk impor kemasan kayu ke Singapura.
- Hari libur besar seperti Imlek menyebabkan operasi pelabuhan dan bea cukai berkurang, berdampak pada batas waktu.
Pengiriman dari China ke Singapura terkenal cepat, dapat diprediksi—namun sangat bergantung pada ketepatan waktu. Cut-off time di pelabuhan dan bandara Singapura sangat ketat, namun tetap fleksibel berkat jadwal pelayaran harian dan banyaknya penerbangan kargo. Kecepatan pelepasan barang Anda sangat bergantung pada pemahaman tentang jadwal ini, pengajuan dokumen melalui TradeNet, serta menghindari kesalahan klasik seperti lupa registrasi IOR atau tidak patuh ISPM-15. Kami sering melihat importir kehilangan waktu berhari-hari (bahkan berminggu-minggu) hanya karena kesalahan kecil, terutama saat musim liburan besar. Panduan ini akan menguraikan semua yang perlu Anda ketahui, langkah demi langkah.
Memahami Cut-Off Time di Singapura (Perbedaan Utama dengan Jepang)
Jika Anda terbiasa mengirim ke hub Asia lainnya, cut-off time di Singapura menonjol karena frekuensi dan efisiensinya. Pelabuhan Singapura dan Bandara Changi sama-sama berperan sebagai gerbang regional, namun masing-masing memiliki ritme tersendiri dalam penerimaan kargo, pemuatan, dan proses bea cukai. Memahami jadwal cut-off sangat penting untuk merencanakan pengiriman laut maupun udara—terutama jika Anda ingin menghindari kontainer tertunda (rolled) atau ketinggalan pesawat.
Jadwal cut-off pengiriman laut
Terminal kontainer utama di Singapura—Port of Singapore (PSA), Jurong Port, dan Keppel Terminal—memiliki jadwal pelayaran harian dari China. Cut-off standar untuk FCL (full container load) adalah 24–36 jam sebelum kapal berangkat. Untuk LCL (less than container load), cut-off di CFS (Container Freight Station) biasanya 48–72 jam sebelumnya, guna memberi waktu konsolidasi dan persiapan manifest.
| Pelabuhan | Cut-Off FCL (CY) | Cut-Off LCL (CFS) | Transit dari Shanghai | Frekuensi Pelayaran |
|---|---|---|---|---|
| PSA Singapore | 24–36 jam | 48–72 jam | 4–6 hari | Setiap hari |
| Jurong Port | 24–36 jam | 72 jam | 5–7 hari | 3–5/minggu |
| Keppel Terminal | 24–36 jam | 48–72 jam | 4–6 hari | Setiap hari |
Jika Anda melewatkan waktu cut-off ini, kontainer atau palet LCL Anda akan diikutkan pada pelayaran berikutnya. Ini bisa menambah waktu 2–7 hari, terutama saat musim liburan seperti Imlek atau Hari Nasional.
Jika Anda mengirim LCL, pelajari perbandingan FCL vs LCL kami—cut-off LCL biasanya lebih awal dan penundaan konsolidasi sering terjadi.
Jadwal cut-off kargo udara
Bandara Changi merupakan pusat kargo udara dengan banyak penerbangan harian dari Shanghai Pudong dan bandara utama China lainnya. Maskapai dan ground handler menentukan cut-off berdasarkan jadwal penerbangan dan jenis kargo:
- Kargo udara standar: 6–12 jam sebelum jadwal keberangkatan (untuk proses ekspor dan build-up)
- Kargo ekspres/prioritas: 2–4 jam sebelum penerbangan (tergantung konfirmasi maskapai)
| Bandara | Cut-Off Kargo Udara | Cut-Off Ekspres | Transit dari Shanghai | Frekuensi |
|---|---|---|---|---|
| Changi Airport | 6–12 jam | 2–4 jam | 1 hari | Beberapa kali/hari |
| Seletar | 12–24 jam | 4–6 jam | 1–2 hari | 1–2/minggu |
Untuk pengiriman mendesak, bandingkan air freight vs express courier—cut-off ekspres lebih ketat namun bisa menerima kargo di menit terakhir.
Untuk info lebih lanjut mengenai peran cut-off time dalam perencanaan jalur pengiriman Anda, lihat jalur pengiriman terbaik ke Singapura.
Navigasi Sistem TradeNet Singapura (Pengajuan Bea Cukai Elektronik)
TradeNet adalah tulang punggung proses bea cukai di Singapura. Setiap pengiriman—baik laut maupun udara—wajib diajukan secara elektronik sebelum kedatangan. Sistem ini sangat efisien, asalkan Anda memahami urutannya: deklarasi awal, pengajuan manifest, dan upload dokumen tepat waktu.
Persyaratan deklarasi awal
Berbeda dengan beberapa negara lain, Singapura mewajibkan deklarasi impor diajukan sebelum kargo tiba. Artinya, forwarder atau broker Anda harus mengirimkan semua dokumen—faktur komersial, packing list, bill of lading/air waybill, dan izin sektor—melalui TradeNet secara lebih awal.
- Batas waktu: Deklarasi harus diajukan sebelum kapal/pesawat tiba, idealnya 1–2 hari kerja sebelum ETA.
- Pihak yang mengajukan: Umumnya diajukan oleh broker bea cukai atau freight forwarder, namun importir dengan Customs Account dapat mengajukan sendiri.
Keterlambatan pengajuan deklarasi sering menyebabkan kargo tertahan di terminal, terkena biaya storage, dan kehilangan jadwal pengantaran last-mile. Untuk panduan langkah demi langkah, lihat panduan clearance TradeNet kami.
Jadwal pengajuan manifest
Carrier wajib mengajukan manifest melalui TradeNet segera setelah keberangkatan dari China, dan minimal beberapa jam sebelum tiba di Singapura. Ini memungkinkan bea cukai melakukan pre-screening dan menandai barang yang perlu diperiksa.
- Manifest laut: Dikirim oleh carrier 24–48 jam sebelum kapal tiba
- Manifest udara: Dikirim maskapai 2–6 jam sebelum kedatangan
Jika kargo Anda terpilih untuk pemeriksaan, proses clearance bisa memakan waktu 3–5 hari kerja; jika tidak, sebagian besar kiriman selesai dalam 1–2 hari.
Untuk detail dokumen yang dibutuhkan, lihat layanan pickup & origin dan pertimbangan pengiriman last-mile.
Registrasi Importer of Record (Persyaratan Utama Bea Cukai Singapura)
Singapura mewajibkan setiap importir untuk terdaftar sebagai Importer of Record (IOR) sebelum barang dapat melewati proses bea cukai. Ini adalah langkah krusial—melewatkannya merupakan salah satu kesalahan paling umum (dan mahal) yang sering kami temui.
Pembuatan akun bea cukai
Untuk mengimpor ke Singapura, Anda harus memiliki Akun Bea Cukai di Singapore Customs. Akun ini menghubungkan bisnis Anda ke TradeNet dan memungkinkan Anda mengajukan deklarasi, membayar GST, serta menerima pelepasan pengiriman.
- Biaya registrasi: SGD 500 (sekali saja)
- Dokumen yang dibutuhkan: Registrasi bisnis (ACRA), data perusahaan, penandatangan yang berwenang
- Waktu proses: 1–3 hari kerja
Langkah ini wajib untuk semua importir, termasuk yang menggunakan layanan door-to-door. Jika Anda baru di Singapura, lihat panduan EXW vs FOB untuk memahami siapa yang bertanggung jawab di setiap tahap.
Waktu proses dan biaya IOR
Sebagian besar forwarder tidak akan memesan pengiriman Anda sebelum Akun Bea Cukai aktif. Jika Anda melewatkan langkah ini, barang Anda akan tertahan di pelabuhan/bandara dan Anda akan dikenakan biaya penyimpanan hingga registrasi selesai.
| Langkah | Waktu Proses | Biaya |
|---|---|---|
| Pembuatan Akun Bea Cukai | 1–3 hari | SGD 500 |
| Akses TradeNet | Langsung | Termasuk |
| Pengajuan izin | 1–3 hari | Bervariasi |
Untuk pembagian tanggung jawab selama proses clearance, lihat tanggung jawab DAP vs DDP dan perbedaan FCA vs FOB.
Persyaratan Sertifikasi & Izin di Singapura (Aturan Khusus Sektor)
Aturan impor Singapura sangat ketat untuk kategori produk tertentu. Jika barang Anda termasuk elektronik/listrik, perangkat radio, bahan kimia, makanan, atau kemasan kayu, Anda wajib mengurus izin dan sertifikasi sektor—sering kali sebelum barang dikirim.
Elektrikal & elektronik
Produk listrik konsumen wajib memiliki Safety Mark sesuai Consumer Protection (Safety Requirements) Regulations yang dikelola oleh Enterprise Singapore.
- Waktu proses: 2–6 minggu untuk pengujian dan sertifikasi
- Biaya: SGD 1,000–5,000 per SKU
Lihat panduan Safety Mark dan sertifikasi IMDA untuk langkah-langkah detail.
Perangkat radio
Perangkat wireless, GSM, dan frekuensi radio wajib memiliki IMDA Type Approval. Ini mencakup spesifikasi teknis, emisi, dan kepatuhan lokal.
- Waktu proses: 2–4 minggu
- Biaya: SGD 2,000–8,000 per jenis perangkat
Bahan kimia & bahan berbahaya
Bahan kimia dan zat berbahaya diatur oleh NEA. Importir wajib memiliki Hazardous Substances Permit.
- Waktu proses: 2–4 minggu
- Biaya: SGD 500–3,000
Makanan & minuman
Semua impor makanan wajib memiliki SFA Import Permit dan memenuhi standar keamanan pangan.
- Waktu proses: 1–3 minggu untuk izin
- Biaya: SGD 200–1,000
Untuk informasi lebih lanjut, lihat panduan izin SFA dan HSA.
Kepatuhan kemasan kayu
Pallet dan kemasan kayu dari China wajib memenuhi standar ISPM-15. Singapore Customs dan NParks menerapkan aturan ini dengan ketat.
- Waktu proses: 1–2 minggu untuk sertifikasi
- Biaya: SGD 100–500
| Kategori | Instansi | Nama Izin/Sertifikat | Waktu Proses | Kisaran Biaya |
|---|---|---|---|---|
| Elektrikal & elektronik | Enterprise Singapore | Safety Mark (CPSR) | 2–6 minggu | SGD 1,000–5,000 |
| Perangkat radio | IMDA | IMDA Type Approval | 2–4 minggu | SGD 2,000–8,000 |
| Bahan kimia | NEA | Hazardous Substances Permit | 2–4 minggu | SGD 500–3,000 |
| Makanan & minuman | SFA | SFA Import Permit | 1–3 minggu | SGD 200–1,000 |
| Kemasan kayu | Customs/NParks | ISPM-15 | 1–2 minggu | SGD 100–500 |
Untuk aturan kemasan, lihat standar pallet ISO dan Asia serta tips perlindungan kelembapan.
Penanganan GST dan Pajak (Penjelasan Sistem Pajak Impor Singapura)
Sistem pajak impor di Singapura sederhana namun tegas jika Anda melewatkan satu langkah saja. GST (Goods and Services Tax) berlaku untuk hampir semua impor dan dipungut saat clearance.
Tarif GST standar
Tarif GST adalah 9% per 2026. Berlaku untuk nilai CIF (Cost, Insurance, Freight) ditambah bea masuk jika ada. Tidak ada tarif khusus untuk GST impor.
- Rumus GST: GST = 9% x (nilai CIF + bea masuk, jika ada)
Siapa yang memungut GST
- Singapore Customs: Memungut GST impor saat clearance, melalui TradeNet
- IRAS: Mengelola rekonsiliasi pasca-clearance, audit, dan pengembalian
Kerangka hukum
GST diatur oleh Goods and Services Tax Act (Chapter 117A). Berbeda dengan banyak negara lain, Singapura tidak menerapkan anti-dumping duties untuk impor dari China. Artinya, landed cost Anda lebih mudah diprediksi.
| Jenis Pajak | Tarif | Dipungut Oleh | Dasar Hukum |
|---|---|---|---|
| GST | 9% | Singapore Customs, IRAS | GST Act (Chapter 117A) |
Untuk informasi lebih lanjut tentang pajak impor, lihat simulator bea masuk dan GST serta checklist pengiriman DDP.
Dampak Hari Libur pada Logistik (Gangguan Kalender di Singapura)
Hari libur besar di Singapura berdampak langsung pada operasional pelabuhan, bandara, dan bea cukai. Jika kargo Anda tiba di periode ini, proses clearance akan lebih lambat dan kemungkinan dikenakan biaya storage.
Hari libur utama
- Tahun Baru Imlek (Februari, tanggal bervariasi): Operasional pelabuhan dan bea cukai terbatas, jadwal pelayaran berkurang
- Hari Raya Puasa (Eid al-Fitr, tanggal bervariasi): Jumlah staf di pelabuhan, gudang, dan bea cukai berkurang
- Hari Nasional (9 Agustus): Libur nasional; penyedia logistik tutup
- Deepavali (November, tanggal bervariasi): Operasional di beberapa wilayah berkurang
- Natal (25 Desember): Operasional pelabuhan dan gudang terbatas
| Hari Libur | Tanggal Umum | Dampak pada Logistik |
|---|---|---|
| Tahun Baru Imlek | 10–11 Feb (bervariasi) | Pelabuhan/bea cukai terbatas; pelayaran minim |
| Hari Raya Puasa | 10 April (bervariasi) | Staf berkurang |
| Hari Nasional | 9 Agustus | Penyedia tutup |
| Deepavali | 1 November (bervariasi) | Operasional regional berkurang |
| Natal | 25 Desember | Pelabuhan/gudang terbatas |
Lihat kalender pengiriman Singapura untuk jadwal hari libur terbaru.
Perlambatan operasional
Selama hari-hari libur ini, waktu cut-off bisa berubah, dan jadwal pelayaran/penerbangan sering dibatalkan atau dijadwalkan ulang. Proses clearance bea cukai bisa memakan waktu 3–5 hari, dari biasanya 1–2 hari. Gudang bisa tutup atau hanya beroperasi dengan staf minimal.
Untuk informasi lebih lanjut, lihat layanan logistik bernilai tambah yang dapat membantu mengurangi risiko selama hari libur.
Cara Menghindari Kesalahan Umum Impor ke Singapura (Jebakan bagi Pengirim Baru)
Proses impor di Singapura sangat efisien, asalkan Anda tidak terjebak kesalahan klasik. Berikut jebakan yang paling sering kami temui:
Kesalahan registrasi IOR
- Tidak mendaftar sebagai Importer of Record: Kargo akan ditahan di pelabuhan/bandara sampai registrasi selesai. Hal ini menambah biaya storage dan keterlambatan.
- Pengaturan Akun Bea Cukai tidak lengkap: Dokumen kurang atau data salah membuat akses TradeNet dan pengajuan izin tertunda.
Ketidakpatuhan ISPM-15
- Kemasan kayu tidak sesuai ISPM-15: Pengiriman tanpa tanda ISPM-15 akan ditolak atau harus difumigasi—menambah waktu dan biaya.
- Menggunakan ukuran palet non-standar: Bisa menyebabkan masalah penanganan di gudang dan bahkan penolakan.
Keterlambatan terkait hari libur
- Mengabaikan jadwal hari libur: Tiba saat Tahun Baru Imlek, Hari Nasional, atau hari besar lain menyebabkan backlog dan clearance lambat.
- Melewatkan waktu cut-off: Pengiriman terlambat ke pelabuhan/bandara berarti kargo di-roll ke pelayaran atau penerbangan berikutnya.
Kelalaian izin dan sertifikasi
- Pengajuan izin terlambat: Barang elektronik, perangkat radio, bahan kimia, dan makanan perlu izin sektor—tanpa izin ini clearance tertahan.
- Dokumen tidak lengkap: Invoice, packing list, dan sertifikat harus sesuai dengan deklarasi di TradeNet.
Kesalahan deklarasi nilai
- Nilai CIF salah: Nilai yang terlalu rendah memicu audit bea cukai dan keterlambatan.
- Data asuransi tidak dicantumkan: Bisa memengaruhi perhitungan GST dan waktu clearance.
Untuk info lebih lanjut, lihat bea anti-dumping di Singapura dan persyaratan palet ISO.
Inti Utama
Waktu cut-off pengiriman di Singapura sangat jelas—tapi juga ketat. Pelayaran harian dan banyak jadwal penerbangan memang memudahkan booking, asalkan Anda tepat waktu dan dokumen sudah diunggah ke TradeNet sebelumnya. Clearance bea cukai bisa sangat cepat (1–2 hari kerja) jika dokumen lengkap dan registrasi IOR aktif. Hari libur besar, persyaratan izin, dan aturan kemasan bisa jadi jebakan bahkan bagi pengirim berpengalaman.
Jika Anda berencana mengirim barang, mulai dengan membaca panduan pengiriman lengkap Singapura, cek waktu cut-off dan jadwal hari libur, serta pastikan status IOR Anda. Untuk penawaran harga dan timeline detail, ajukan permintaan penawaran pengiriman ke Singapura—kami siap membantu Anda menghindari keterlambatan dan tepat waktu di setiap tahapan.
ReferensiGlosarium· 41 istilah
Cari istilah, atau lompat berdasarkan huruf.
- backlog
- 19. Penumpukan kargo atau shipment yang menunggu diproses. Umum terjadi setelah libur ketika pelabuhan, gudang, dan trucking mengejar backlog; siapkan buffer untuk periode pasca-libur di Jepang.
- Bea Masuk
- Import Duty. Tarif bea masuk Indonesia yang diterapkan pada barang impor sesuai HS code dan asal barang.
- CFS
- 34. Container Freight Station. Fasilitas konsolidasi (origin) atau de-konsolidasi (destination) kargo LCL. Di FCA (CFS), seller menyerahkan kargo loose di sini; serah terima dan risiko berpindah saat diterima.
- CIF
- 39. Cost, Insurance and Freight. Hanya untuk laut dan sungai—bukan udara. Seller bayar freight dan asuransi minimum (biasanya ICC C) ke pelabuhan tujuan; buyer yang melakukan clearance dan bayar bea. Risiko berpindah saat barang di atas kapal.
- clearance
- 43. Customs clearance. Proses pengajuan barang dan dokumen ke bea cukai untuk mendapatkan release impor atau ekspor. Clearance ekspor (siapa yang mengurus) adalah perbedaan utama antara EXW dan FOB.
- CPSR
- 44. Consumer Protection (Safety Requirements) Regulations. Regulasi Singapura yang mewajibkan pengujian dan registrasi produk listrik rumah tangga tertentu.
- cut-off
- Batas waktu barang atau dokumen harus diterima agar bisa ikut kapal atau pesawat tertentu; lewat deadline biasanya tertunda sehari.
- CY
- Container Yard; area terminal tempat kontainer penuh diterima, disimpan, dan diserahkan. Di bawah FCA (CY), penjual menyerahkan kontainer di sini, risiko berpindah saat gate-in.
- DAP
- Delivered At Place; penjual kirim ke lokasi yang ditentukan (misal gudang pembeli) dan bongkar, pembeli urus clearance impor, bea, dan Pajak Konsumsi. IOR adalah pembeli.
- DDP
- Delivered Duty Paid; penjual bayar semua biaya sampai pintu pembeli, termasuk clearance, bea, dan Pajak Konsumsi. DDP asli berarti penerima tidak bayar apa pun saat barang tiba.
- Deepavali
- Hari libur nasional di Singapura (Deepavali) yang berpotensi berdampak pada jadwal logistik dan clearance bea cukai.
- door-to-door
- Layanan door-to-door dari shipper ke consignee; forwarder atau carrier mengatur seluruh proses, termasuk penjemputan dan pengantaran.
- Eid al-Fitr
- Hari raya besar Islam di Mesir yang menandai akhir Ramadan, biasanya menyebabkan keterlambatan operasional pelabuhan dan proses bea cukai.
- ETA
- Estimated Time of Arrival; perkiraan waktu kapal atau pesawat tiba di destination.
- EXW
- Ex Works; seller hanya menyediakan barang di lokasi mereka, buyer mengurus penjemputan, clearance ekspor, pengiriman, dan seluruh proses selanjutnya. Risiko beralih di pintu pabrik—paling awal di antara Incoterms.
- FCA
- Free Carrier; seller menyerahkan barang di lokasi yang ditentukan (CY, CFS, terminal), buyer yang booking main freight dan asuransi. Risiko beralih saat barang diserahkan ke carrier—jelas dan bisa diverifikasi. Cocok untuk container (FCL/LCL); untuk air, gunakan FCA atau CIP.
- FCL
- Full Container Load; Anda booking satu container penuh (misal: 20GP atau 40HC), hanya barang Anda di dalamnya.
- FOB
- Free On Board; seller menyerahkan barang ke kapal dan urus clearance ekspor, buyer yang booking freight dan urus impor dari sisi kapal. Risiko beralih saat barang di atas kapal. Hanya untuk sea freight—untuk air gunakan FCA. Untuk container, momen 'on board' sering tidak jelas; FCA (CY/CFS) lebih pasti.
- forwarder
- Freight forwarder; perusahaan yang mengatur transportasi, dokumen, dan sering juga urusan bea cukai atas nama Anda.
- GST
- Goods and Services Tax adalah pajak pertambahan nilai di New Zealand, berlaku untuk sebagian besar impor dengan tarif 15%.
- Hari Raya Puasa
- Hari raya besar di Singapura (Idul Fitri) yang dapat mempengaruhi operasional pelabuhan dan bea cukai.
- Hazardous Substances Permit
- 47. Izin di bawah Environmental Protection and Management Act, wajib untuk impor bahan kimia berbahaya yang diatur di Singapura.
- IMDA Type Approval
- 45. Infocomm Media Development Authority Type Approval. Sertifikasi yang diperlukan untuk perangkat telekomunikasi dan radio agar memenuhi standar teknis Singapura.
- import permit
- Otorisasi dari Japan Customs untuk release kargo ke konsumsi. Dikeluarkan setelah deklarasi, pemeriksaan dokumen, inspeksi (jika ada), dan pembayaran bea masuk serta Consumption Tax.
- Importer of Record
- Pihak di negara tujuan yang secara hukum bertanggung jawab atas deklarasi impor serta pembayaran bea dan pajak (singkatan IOR).
- IOR
- Importer of Record. Pihak yang secara hukum bertanggung jawab atas deklarasi impor serta pembayaran bea dan pajak di negara tujuan.
- ISPM-15
- International Standards for Phytosanitary Measures No. 15. Standar perlakuan untuk kemasan kayu (misal: palet) agar bebas hama.
- landed cost
- Total biaya sampai barang tiba di tujuan akhir: transportasi, handling, bea cukai, bea masuk, pajak, dan last-mile. Gunakan untuk membandingkan moda, bukan hanya tarif utama.
- last-mile
- Tahap akhir pengiriman dari pelabuhan, bandara, atau gudang ke alamat penerima. Bisa termasuk surcharge area terpencil atau residensial.
- LCL
- Less than Container Load. Kargo Anda berbagi kontainer dengan pengirim lain; tarif per CBM (ditambah biaya CFS dan handling di kedua sisi).
- Packing List
- Dokumen yang memuat daftar isi, berat, dan kemasan tiap paket; digunakan untuk bea cukai dan handling kargo.
- pickup
- Pengambilan barang di pabrik. Truk dipesan, muat di lokasi asal, lalu kirim ke CFS, CY, atau bandara. Jarak, jumlah supplier, dan kesiapan barang memengaruhi biaya.
- port-to-port
- Layanan hanya dari pelabuhan asal ke pelabuhan tujuan. Penjemputan dan pengiriman diatur sendiri oleh Anda atau forwarder.
- PSA Singapore
- 50. Port of Singapore Authority. Operator utama terminal peti kemas di Singapura dan pusat logistik utama untuk impor.
- roll
- Ketika kargo lewat cut-off dan dialihkan ke kapal atau pesawat berikutnya. ‘Roll ke next’ = +7 hari atau lebih untuk laut; atur cut-off agar tidak kena rolling.
- Safety Mark
- 43. Sertifikasi wajib di bawah Consumer Protection (Safety Requirements) Regulations (CPSR) untuk produk listrik dan elektronik tertentu di Singapura.
- SFA Import Permit
- 48. Singapore Food Agency Import Permit. Izin wajib untuk impor produk pangan, memastikan kepatuhan dengan Sale of Food Act dan Food Regulations.
- Singapore Customs
- 42. Badan pemerintah yang mengatur dan memfasilitasi perdagangan, menegakkan hukum bea cukai, serta memungut GST atas barang impor.
- SKU
- Stock Keeping Unit. Kode unik untuk varian produk. Harus konsisten di label karton, packing list, dan invoice; mismatch bisa menyebabkan barang tertahan atau rework di gudang.
- TradeNet
- 41. TradeNet. Sistem National Single Window Singapura untuk deklarasi perdagangan; seluruh izin impor, ekspor, dan transshipment harus diajukan melalui TradeNet.
- Type Approval
- Sertifikasi dari ARPCE untuk produk elektronik, menegaskan kepatuhan terhadap regulasi Aljazair.
Tidak ada istilah yang cocok dengan pencarian Anda.