Skip to main content
Terbaru · Maret 2026 11 menit baca

FCA vs FOB untuk Impor ke Singapura: Perbedaan Incoterm, TradeNet, GST, dan Kepatuhan Pelabuhan

Pelajari perbedaan nyata antara FCA dan FOB untuk impor ke Singapura. Pahami GST, pelaporan TradeNet, registrasi IOR, pengiriman pelabuhan, dan risiko kepatuhan.

Lucas Arillotta
Lucas Arillotta Supply Chain Manager di SINO Shipping
Tiongkok FCA vs FOB
world map
Dalam panduan ini
  1. 01 FCA vs FOB untuk Impor
  2. 02 Proses Impor di Singapura
  3. 03 Bea Cukai & Regulasi Singapura
  4. 04 Sertifikasi Produk & Palet
  5. 05 Pengiriman China ke Singapura
  6. 06 Mekanisme Unik Singapura
  7. 07 Kesalahan Importir di Singapura
  8. 08 Kesimpulan
Hal-hal penting dalam artikel
  • Singapura mewajibkan semua deklarasi impor melalui TradeNet, baik FCA maupun FOB.
  • GST sebesar 9% dikenakan pada pengiriman FCA dan FOB, dihitung dari nilai bea cukai plus bea masuk.
  • Registrasi IOR dengan Bea Cukai Singapura wajib untuk semua importir; biayanya SGD 500.
  • ISPM-15 wajib untuk pallet kayu dari Tiongkok ke Singapura, termasuk pengiriman FCA.

FCA vs FOB: Apa Perbedaan Nyata untuk Impor ke Singapura? (Penjelasan Incoterms)

Saat mengirim barang dari China ke Singapura, memilih antara FCA (Free Carrier) dan FOB (Free On Board) bukan sekadar urusan dokumen—pilihan ini akan memengaruhi eksposur biaya, perpindahan risiko, dan proses kepabeanan Anda. Sistem pelabuhan dan aturan impor di Singapura membuat pemilihan Incoterm menjadi sangat penting. Jika Anda masih ragu apakah FCA atau FOB lebih cocok untuk rantai pasok Anda, mari kita kupas maknanya dalam konteks Singapura.

Dasar-dasar Incoterm

Baik FCA maupun FOB menentukan di mana tanggung jawab penjual berakhir dan pembeli dimulai, namun titik penyerahan barangnya berbeda. Dengan FCA, penjual menyerahkan barang ke pengangkut yang ditunjuk di lokasi tertentu di China—bisa berupa gudang, CFS, atau bandara. Sementara FOB berarti penjual menyerahkan barang di atas kapal di pelabuhan muat dan mengurus proses ekspor.

Perbedaan ini penting bagi importir di Singapura karena memengaruhi siapa yang mengendalikan pengiriman dari asal, siapa yang memesan pengangkutan, dan siapa yang menanggung risiko jika terjadi keterlambatan atau kerusakan. Jika Anda menggunakan pengiriman laut, memahami perbedaan ini sangat krusial. Untuk perbandingan Incoterms lain, lihat EXW vs FOB dan CIF vs CIP.

IncotermTitik PenyerahanTanggung Jawab Penjual BerakhirContoh Penggunaan
FCALokasi pengangkut (China)Saat barang diserahkan ke pengangkutPengiriman udara, LCL, pengiriman kontainer domestik
FOBPelabuhan muat (China)Saat barang melewati palka kapalPengiriman laut FCL

Cara Kerja FCA di Singapura

Dalam skema FCA, pemasok Anda menyerahkan barang ke pengangkut yang Anda tunjuk, bisa berupa perusahaan konsolidator, truk, atau gudang maskapai penerbangan. Skema ini populer untuk pengiriman udara dan LCL ke Singapura, karena memungkinkan importir memesan pengangkutan sendiri dan berkoordinasi langsung dengan forwarder. Sistem TradeNet di Singapura mewajibkan forwarder Anda untuk mengajukan deklarasi impor segera setelah kargo dipesan, bukan hanya saat barang dimuat di pelabuhan.

FCA juga menjadi pilihan jika Anda ingin menghindari ketergantungan pada agen pengiriman pemasok atau membutuhkan kontrol lebih ketat atas jadwal pengiriman. Jika Anda mengelola beberapa pengambilan barang atau ingin menggunakan layanan khusus di asal, lihat layanan pengambilan di asal.

Cara Kerja FOB di Singapura

FOB adalah pilihan standar untuk pengiriman laut FCL dari China ke Singapura. Dalam skema ini, pemasok Anda bertanggung jawab mengurus dokumen ekspor dan memastikan barang naik ke kapal di pelabuhan. Anda baru mendapatkan kontrol setelah kargo dimuat dan bill of lading diterbitkan.

FOB menarik bagi pembeli yang menginginkan tarif all-in dari forwarder dan lebih memilih pemasok mengurus logistik lokal di China. Namun, jika pengaturan pemasok kurang solid atau Anda butuh jadwal pelayaran cepat, FOB bisa membuat Anda rentan terhadap keterlambatan di pelabuhan asal. Importir di Singapura harus memastikan pemasok menyediakan dokumen tepat waktu untuk kelancaran TradeNet—jika tidak, kargo bisa tertahan di PSA atau Jurong Port. Untuk detail perbandingan port-to-port dan door-to-door, cek door-to-door vs port-to-port.

Proses Impor di Singapura: Apa yang Wajib Anda Ketahui (TradeNet, GST, dan IOR)

Proses impor di Singapura memang efisien, namun sangat ketat jika Anda melewatkan satu langkah saja. Setiap pengiriman—apapun Incoterm-nya—wajib melalui TradeNet, membayar GST, dan memiliki Importer of Record (IOR) yang terdaftar. Memahami persyaratan ini sangat penting agar tidak terjadi keterlambatan atau biaya tak terduga saat clearance.

Langkah-langkah Deklarasi TradeNet

TradeNet adalah sistem National Single Window Singapura untuk deklarasi impor. Broker bea cukai atau forwarder Anda akan mengajukan deklarasi sebelum kargo tiba. Langkah-langkah utamanya:

  1. Siapkan dokumen pengiriman: invoice komersial, packing list, bill of lading/air waybill, dan sertifikat terkait.
  2. Ajukan deklarasi melalui TradeNet—dilengkapi HS code dan deskripsi produk.
  3. Bayar bea masuk dan GST (jika berlaku).
  4. Tunggu persetujuan bea cukai—biasanya 1-2 hari kerja jika dokumen lengkap; 3-5 hari jika ada pemeriksaan.

Untuk penjelasan lengkap proses bea cukai, lihat customs clearance via TradeNet dan panduan cut-off times.

Perhitungan dan Pembayaran GST

Singapura menerapkan GST (Goods and Services Tax) sebesar 9% dari nilai impor, yang mencakup CIF (cost, insurance, freight), ditambah bea dan cukai jika ada. GST wajib dibayar baik Anda menggunakan FCA maupun FOB—tidak ada pengecualian berdasarkan Incoterm.

Jenis BiayaBerlaku untuk FCA?Berlaku untuk FOB?
GST (9%)YaYa
Bea masuk (jika ada)YaYa
Biaya kepabeananYaYa

Untuk kalkulator GST interaktif, lihat panduan bea masuk dan pajak impor.

Persyaratan Registrasi IOR

Importer of Record (IOR) wajib ada untuk setiap pengiriman. Jika Anda adalah perusahaan asing, Anda harus menunjuk perwakilan lokal sebagai IOR. Registrasi ke Singapore Customs biayanya SGD 500 dan prosesnya 1-3 hari kerja.

Tidak adanya IOR terdaftar adalah salah satu penyebab utama keterlambatan dan kegagalan clearance. Untuk barang yang diatur khusus, IOR juga harus memiliki izin dan sertifikat terkait. Untuk info lebih lanjut, lihat pengiriman DDP ke Singapura dan opsi pengiriman last-mile.

Bea Cukai Singapura dan Badan Regulasi: Siapa yang Berwenang? (Instansi dan kepatuhan)

Lanskap kepabeanan dan regulasi di Singapura memiliki banyak lapisan. Mengetahui instansi mana yang menangani apa sangat penting bagi importir, terutama jika barang Anda memerlukan sertifikasi atau izin khusus.

Singapore Customs

Singapore Customs adalah otoritas utama untuk proses clearance impor, pemungutan bea masuk/GST, serta penegakan regulasi perdagangan. Semua pengiriman wajib melalui pemeriksaan mereka, dan seluruh deklarasi diproses melalui TradeNet.

IRAS dan GST

Inland Revenue Authority of Singapore (IRAS) bertanggung jawab atas administrasi GST. GST impor dipungut oleh Singapore Customs di perbatasan, namun pengembalian GST atau audit kepatuhan ditangani oleh IRAS.

Enterprise Singapore dan sertifikasi

Enterprise Singapore mengawasi sertifikasi keamanan produk, termasuk Safety Mark untuk peralatan listrik, mainan, dan elektronik. Peran mereka memastikan produk konsumen memenuhi standar keselamatan lokal sebelum masuk ke pasar. Untuk detail mengenai Safety Mark dan sertifikasi lainnya, lihat panduan Safety Mark dan sertifikasi IMDA.

Instansi lain (IMDA, NEA, SFA, HSA, NParks)

  • IMDA (Infocomm Media Development Authority): Mengatur persetujuan perangkat radio/nirkabel.
  • NEA (National Environment Agency): Menerbitkan izin bahan berbahaya dan kepatuhan lingkungan.
  • SFA (Singapore Food Agency): Mengelola izin impor makanan serta standar keamanan pangan.
  • HSA (Health Sciences Authority): Mengurus registrasi alat kesehatan dan notifikasi kosmetik.
  • NParks: Mengawasi kepatuhan ISPM-15 untuk kemasan kayu.

Untuk penjelasan lebih lanjut tentang instansi-instansi ini, cek panduan izin SFA dan HSA dan standar palet ISO/Asia.

Sertifikasi Produk dan Standar Palet: Hindari Tertahan di Pelabuhan Singapura (Persyaratan lokal)

Pelabuhan di Singapura sangat efisien, asalkan kargo Anda memenuhi standar sertifikasi dan pengemasan yang ketat. Jika diabaikan, dapat menyebabkan penundaan, penolakan, atau bahkan denda.

Sertifikasi wajib dan sukarela

Sebagian besar barang konsumsi memerlukan sertifikasi tertentu. Produk elektronik dan listrik wajib memiliki Safety Mark dari Enterprise Singapore. Perangkat radio memerlukan IMDA Type Approval. Makanan dan minuman butuh izin impor dari SFA, sementara alat kesehatan harus terdaftar di HSA.

Beberapa sertifikasi seperti RoHS untuk bahan berbahaya pada elektronik bersifat sukarela, namun semakin dibutuhkan. Untuk daftar lengkap, gunakan pencari sertifikasi.

Kategori ProdukInstansi SertifikasiNama SertifikasiWaktu ProsesKisaran Biaya
Peralatan listrikEnterprise SingaporeSafety Mark2-6 mingguSGD 1,000–5,000
Perangkat radioIMDAIMDA Type Approval2-4 mingguSGD 2,000–8,000
Makanan & minumanSFAIzin Impor SFA1-3 mingguSGD 200–1,000
Alat kesehatanHSARegistrasi Alat Kesehatan2-12 bulanSGD 3,000–20,000+
Kemasan kayuNParks/CustomsISPM-151-2 mingguSGD 100–500

Safety Mark, IMDA, SFA, HSA, izin NEA

  • Safety Mark: Wajib untuk elektronik, mainan, peralatan rumah tangga. Pengujian dan dokumen harus diajukan ke Enterprise Singapore.
  • IMDA Type Approval: Diperlukan untuk produk nirkabel/radio. Spesifikasi teknis harus sesuai standar IMDA.
  • Izin Impor SFA: Wajib untuk semua impor makanan; termasuk kepatuhan terhadap Food Regulations.
  • Registrasi HSA: Proses panjang untuk alat kesehatan—persiapkan dari jauh hari.
  • Izin NEA: Berlaku untuk bahan kimia berbahaya; sering digabung dengan Safety Mark untuk elektronik.

Untuk estimasi waktu dan alur proses, lihat layanan nilai tambah untuk kepatuhan.

Perlakuan palet ISPM-15

Semua kemasan kayu dari Tiongkok wajib perlakuan ISPM-15 dan diberi tanda. Palet yang tidak sesuai akan ditolak atau dikarantina di pelabuhan Singapura—terlepas dari Incoterm yang digunakan. Ukuran palet standar yang diterima adalah ISO 1000x1200mm dan Asia 1100x1100mm, namun ukuran non-standar bisa menimbulkan kendala saat penanganan di gudang.

Untuk detail lebih lanjut, lihat perlindungan kelembapan dan standar palet dan panduan palet ISO/Asia.

Pelabuhan Utama dan Waktu Transit: Pengiriman Barang dari China ke Singapura (Wawasan Jalur)

Infrastruktur pelabuhan di Singapura sudah kelas dunia, namun mengetahui titik masuk utama dan estimasi waktu transit akan membantu Anda merencanakan pengiriman serta menetapkan ekspektasi pengantaran yang realistis.

Pelabuhan laut utama (PSA, Jurong, Keppel)

  • Port of Singapore (PSA): Gerbang utama untuk kargo kontainer, melayani distribusi nasional. Kapal utama berangkat setiap hari dari Shanghai dan pelabuhan China lainnya.
  • Jurong Port: Menangani kargo industri dan multipurpose; jadwal keberangkatan mingguan dari China.
  • Keppel Terminal: Lokasi strategis untuk kargo kontainer dan curah.

Waktu transit laut dari Shanghai ke Singapura biasanya 4-6 hari, tergantung jadwal kapal dan kepadatan pelabuhan. Untuk jalur terbaik, lihat jalur pengiriman terbaik ke Singapura.

Pusat kargo udara (Changi, Seletar)

  • Changi Airport: Pusat kargo udara terkemuka di Asia Tenggara, dengan penerbangan langsung harian dari Shanghai Pudong.
  • Seletar Airport: Melayani penerbangan bisnis dan kargo kecil; transit 1-2 hari melalui hub.

Jika Anda butuh pengiriman ekspres atau mendesak, lihat panduan perbandingan air freight vs express dan kalender pengiriman ke Singapura.

Rata-rata waktu transit dari China

JalurModaWaktu TransitFrekuensi
Shanghai → PSA (Singapore)Laut4-6 hariSetiap hari
Shanghai → Jurong PortLaut5-7 hariMingguan
Shanghai Pudong → ChangiUdara1 hariLangsung harian

Untuk rincian biaya FCL dan LCL, lihat panduan sea freight FCL vs LCL.

Mekanisme Unik di Singapura: Apa yang Membuat Singapura Berbeda? (Keunggulan Free Trade Port)

Lingkungan logistik di Singapura menawarkan keunggulan unik bagi importir, terutama yang mengirim dari China. Memahami mekanisme ini dapat membantu Anda mengoptimalkan biaya dan menghindari masalah regulasi.

TradeNet untuk semua Incoterms

Berbeda dengan banyak negara lain, Singapura menggunakan TradeNet untuk semua deklarasi impor, baik pengiriman FCA, FOB, maupun Incoterm lainnya. Artinya, setiap impor harus didaftarkan secara elektronik dan pelaporan awal wajib dilakukan.

Tidak ada bea anti-dumping

Singapura adalah Free Trade Port—tidak ada bea anti-dumping untuk barang dari China per 2026. Hal ini menyederhanakan perhitungan biaya dan membuat Singapura sangat menarik untuk e-commerce lintas batas dan pengiriman grosir. Untuk info lebih lanjut, lihat bea anti-dumping di Singapura.

Status Pelabuhan Perdagangan Bebas

Status Free Trade Port di Singapura memungkinkan proses clearance yang cepat, hambatan minimal, dan waktu transit yang kompetitif. Namun, konsekuensinya adalah kepatuhan yang ketat: setiap pengiriman harus memenuhi standar sertifikasi dan kemasan, serta IOR harus terdaftar dengan benar.

Kesalahan Umum Importir di Singapura (Hindari jebakan berikut)

Bahkan importir berpengalaman pun sering tersandung oleh persyaratan unik Singapura. Berikut adalah kesalahan paling sering—dan mahal—yang kami temui:

Salah paham Incoterm

Banyak pembeli mengira FCA dan FOB itu sama. Padahal, FCA memindahkan risiko lebih awal dan mengharuskan Anda berkoordinasi dengan carrier di China. FOB membuat tanggung jawab tetap di supplier sampai barang di pelabuhan. Salah paham ini bisa menyebabkan miss handover, tanggung jawab yang tidak jelas, hingga sengketa atas kerusakan atau keterlambatan. Untuk perbandingan lengkap Incoterms, lihat panduan memilih moda pengiriman.

Kesalahan pembayaran GST

Beberapa importir mengira GST hanya berlaku untuk pengiriman FOB. Faktanya, GST berlaku untuk semua impor ke Singapura, tanpa memandang Incoterm. Tidak menganggarkan GST bisa menyebabkan biaya tak terduga dan penahanan barang.

Lupa IOR dan sertifikasi

Tidak menunjuk IOR lokal atau melewatkan sertifikasi produk adalah penyebab utama keterlambatan clearance. Untuk barang yang diatur, IOR harus memiliki semua izin dan persetujuan. Untuk daftar periksa, lihat panduan bea masuk dan pajak impor dan panduan izin SFA/HSA.

Masalah pallet dan filing TradeNet

Menggunakan pallet non-ISPM-15 akan menyebabkan barang ditolak atau dikarantina di pelabuhan Singapura. Filing TradeNet yang tidak lengkap atau terlambat juga sering terjadi—forwarder Anda harus mengajukan dokumen sebelum barang tiba, bukan setelahnya. Untuk panduan, lihat jendela booking ke Singapura dan panduan perlindungan kelembapan.

Kesimpulan

Baik FCA maupun FOB sama-sama merupakan Incoterms yang cocok untuk pengiriman dari China ke Singapura. Pilihan terbaik tergantung pada preferensi kontrol Anda, jenis kargo, dan kemampuan Anda dalam mengelola proses di negara asal. Apa pun Incoterm yang Anda pilih, Anda wajib memenuhi persyaratan pelaporan TradeNet Singapura, membayar GST, menunjuk IOR terdaftar, serta mematuhi semua ketentuan sertifikasi dan palet. Status Free Trade Port Singapura menawarkan kecepatan dan kemudahan—namun hanya bagi importir yang patuh pada aturan.

Siap mengoptimalkan pengiriman Anda berikutnya? Untuk saran khusus dan pemilihan Incoterm yang tepat, ajukan permintaan penawaran atau pelajari panduan lengkap pengiriman ke Singapura.

ReferensiGlosarium· 34 istilah

Cari istilah, atau lompat berdasarkan huruf.

all-in
9. Penawaran harga yang sudah termasuk komponen utama (misal: freight + handling + clearance). Selalu cek detail supaya membandingkan penawaran yang setara.
Bea Masuk
Import Duty. Tarif bea masuk Indonesia yang diterapkan pada barang impor sesuai HS code dan asal barang.
CFS
34. Container Freight Station. Fasilitas konsolidasi (origin) atau de-konsolidasi (destination) kargo LCL. Di FCA (CFS), seller menyerahkan kargo loose di sini; serah terima dan risiko berpindah saat diterima.
CIF
39. Cost, Insurance and Freight. Hanya untuk laut dan sungai—bukan udara. Seller bayar freight dan asuransi minimum (biasanya ICC C) ke pelabuhan tujuan; buyer yang melakukan clearance dan bayar bea. Risiko berpindah saat barang di atas kapal.
CIP
40. Carriage and Insurance Paid To. Semua moda (laut, udara, multimodal). Seller bayar freight dan asuransi lebih luas (sering ICC A) ke lokasi yang disepakati. Cover lebih tinggi dari CIF minimum—cocok untuk kargo udara dan bernilai tinggi.
clearance
43. Customs clearance. Proses pengajuan barang dan dokumen ke bea cukai untuk mendapatkan release impor atau ekspor. Clearance ekspor (siapa yang mengurus) adalah perbedaan utama antara EXW dan FOB.
cut-off
Batas waktu barang atau dokumen harus diterima agar bisa ikut kapal atau pesawat tertentu; lewat deadline biasanya tertunda sehari.
DDP
Delivered Duty Paid; penjual bayar semua biaya sampai pintu pembeli, termasuk clearance, bea, dan Pajak Konsumsi. DDP asli berarti penerima tidak bayar apa pun saat barang tiba.
door-to-door
Layanan door-to-door dari shipper ke consignee; forwarder atau carrier mengatur seluruh proses, termasuk penjemputan dan pengantaran.
EXW
Ex Works; seller hanya menyediakan barang di lokasi mereka, buyer mengurus penjemputan, clearance ekspor, pengiriman, dan seluruh proses selanjutnya. Risiko beralih di pintu pabrik—paling awal di antara Incoterms.
FCA
Free Carrier; seller menyerahkan barang di lokasi yang ditentukan (CY, CFS, terminal), buyer yang booking main freight dan asuransi. Risiko beralih saat barang diserahkan ke carrier—jelas dan bisa diverifikasi. Cocok untuk container (FCL/LCL); untuk air, gunakan FCA atau CIP.
FCL
Full Container Load; Anda booking satu container penuh (misal: 20GP atau 40HC), hanya barang Anda di dalamnya.
FOB
Free On Board; seller menyerahkan barang ke kapal dan urus clearance ekspor, buyer yang booking freight dan urus impor dari sisi kapal. Risiko beralih saat barang di atas kapal. Hanya untuk sea freight—untuk air gunakan FCA. Untuk container, momen 'on board' sering tidak jelas; FCA (CY/CFS) lebih pasti.
Food Regulations
Persyaratan rinci di bawah Sale of Food Act yang menetapkan standar keamanan pangan, pelabelan, dan penggunaan aditif untuk barang impor.
forwarder
Freight forwarder; perusahaan yang mengatur transportasi, dokumen, dan sering juga urusan bea cukai atas nama Anda.
Free Trade Port
Status pelabuhan bebas di Singapura memungkinkan sebagian besar barang masuk dengan bea masuk minimal, kecuali untuk barang yang dikendalikan atau dikenakan bea.
GST
Goods and Services Tax adalah pajak pertambahan nilai di New Zealand, berlaku untuk sebagian besar impor dengan tarif 15%.
HS Code
HS code; klasifikasi produk internasional untuk bea cukai, menentukan tarif bea masuk dan pembatasan.
IMDA Type Approval
45. Infocomm Media Development Authority Type Approval. Sertifikasi yang diperlukan untuk perangkat telekomunikasi dan radio agar memenuhi standar teknis Singapura.
Importer of Record
Pihak di negara tujuan yang secara hukum bertanggung jawab atas deklarasi impor serta pembayaran bea dan pajak (singkatan IOR).
Incoterms
International Commercial Terms. Aturan standar (EXW, FOB, CIF, DDP, dll.) yang menentukan siapa yang membayar, siapa yang mengurus bea cukai, dan kapan risiko berpindah di setiap tahap.
IOR
Importer of Record. Pihak yang secara hukum bertanggung jawab atas deklarasi impor serta pembayaran bea dan pajak di negara tujuan.
ISPM-15
International Standards for Phytosanitary Measures No. 15. Standar perlakuan untuk kemasan kayu (misal: palet) agar bebas hama.
last-mile
Tahap akhir pengiriman dari pelabuhan, bandara, atau gudang ke alamat penerima. Bisa termasuk surcharge area terpencil atau residensial.
LCL
Less than Container Load. Kargo Anda berbagi kontainer dengan pengirim lain; tarif per CBM (ditambah biaya CFS dan handling di kedua sisi).
Packing List
Dokumen yang memuat daftar isi, berat, dan kemasan tiap paket; digunakan untuk bea cukai dan handling kargo.
pickup
Pengambilan barang di pabrik. Truk dipesan, muat di lokasi asal, lalu kirim ke CFS, CY, atau bandara. Jarak, jumlah supplier, dan kesiapan barang memengaruhi biaya.
port-to-port
Layanan hanya dari pelabuhan asal ke pelabuhan tujuan. Penjemputan dan pengiriman diatur sendiri oleh Anda atau forwarder.
RoHS
Restriction of Hazardous Substances Directive (2011/65/EU). Regulasi Uni Eropa yang membatasi zat berbahaya pada alat listrik dan elektronik impor ke Portugal.
Safety Mark
43. Sertifikasi wajib di bawah Consumer Protection (Safety Requirements) Regulations (CPSR) untuk produk listrik dan elektronik tertentu di Singapura.
Singapore Customs
42. Badan pemerintah yang mengatur dan memfasilitasi perdagangan, menegakkan hukum bea cukai, serta memungut GST atas barang impor.
Single Window
Sistem trade facilitation Ghana yang memungkinkan importir mengajukan seluruh dokumen regulasi melalui satu portal elektronik.
TradeNet
41. TradeNet. Sistem National Single Window Singapura untuk deklarasi perdagangan; seluruh izin impor, ekspor, dan transshipment harus diajukan melalui TradeNet.
Type Approval
Sertifikasi dari ARPCE untuk produk elektronik, menegaskan kepatuhan terhadap regulasi Aljazair.