Skip to main content
Terbaru · Maret 2026 7 menit baca

Sertifikat Asal Barang CO FORM E & FORM A dari Tiongkok

Pelajari CO FORM E dan FORM A untuk ekspor Tiongkok, manfaat tarif, serta tips menghindari penundaan bea cukai.

Lucas Arillotta
Lucas Arillotta Supply Chain Manager di SINO Shipping
Dalam panduan ini
  1. 01 Sertifikat CO FORM E & FORM A
  2. 02 Panduan Mendapatkan CO FORM E/A
  3. 03 Kriteria Aturan Asal Sertifikat
  4. 04 Kesalahan Pengajuan Sertifikat
  5. 05 Daftar Periksa Bea Cukai
Hal-hal penting dalam artikel
  • CO FORM E wajib untuk pengurangan tarif FTA ASEAN-Tiongkok dan harus diterbitkan sebelum barang berangkat dari Tiongkok.
  • FORM A memberikan manfaat GSP ke lebih dari 30 negara dan membutuhkan dokumen yang benar.
  • Sertifikat yang salah menyebabkan hingga 15% penolakan dan penundaan bea cukai 3-10 hari.
  • Sebagian besar produk harus memiliki minimal 40% kandungan nilai regional agar memenuhi syarat FORM E.

Perjanjian perdagangan internasional Tiongkok menawarkan pengurangan tarif yang signifikan—namun hanya jika Anda menggunakan dokumen yang tepat. Dua sertifikat utama mendominasi proses ini: CO FORM E dan FORM A. Dokumen Rules of Origin ini sangat penting bagi importir dan eksportir yang ingin mendapatkan tarif preferensial di bawah ASEAN-China FTA, RCEP, dan Generalized System of Preferences (GSP). Mengurusnya dengan benar bukanlah pilihan; kesalahan sekecil apa pun bisa menyebabkan keterlambatan bea cukai berhari-hari, kehilangan potensi penghematan biaya, dan pengiriman tertahan di perbatasan.

Dalam panduan ini, kami akan mengupas secara detail apa itu CO FORM E dan FORM A, cara mendapatkannya, aturan kelayakan, serta kesalahan umum yang harus dihindari. Jika Anda mengirim barang dari Tiongkok atau merencanakan pesanan internasional berikutnya, inilah panduan praktis untuk kelancaran proses bea cukai yang sesuai aturan.

Memahami Sertifikat CO FORM E dan FORM A

Mari mulai dari dasar: apa sebenarnya kedua sertifikat ini, dan mengapa sangat penting untuk pengiriman Anda dari Tiongkok?

Sekilas CO FORM E

CO FORM E adalah Sertifikat Asal resmi di bawah Perjanjian Perdagangan Bebas ASEAN-Tiongkok (FTA). Jika Anda mengimpor barang dari Tiongkok ke negara ASEAN—atau sebaliknya—dokumen inilah kunci untuk mendapatkan pengurangan tarif atas lebih dari 90% barang yang memenuhi syarat. Tanpa dokumen ini, Anda akan dikenakan tarif MFN (Most Favored Nation) standar, yang biasanya jauh lebih tinggi.

  • Wajib untuk pengurangan tarif ASEAN-China FTA: CO FORM E harus diterbitkan sebelum barang Anda meninggalkan Tiongkok.
  • Mencakup sebagian besar barang: Lebih dari 90% pos tarif antara Tiongkok dan ASEAN memenuhi syarat.
  • Diterbitkan oleh otoritas resmi: Hanya China Council for the Promotion of International Trade (CCPIT) atau bea cukai setempat yang dapat menerbitkan sertifikat ini.

Untuk penjelasan lebih lanjut tentang peran dokumen ini dalam perdagangan, lihat panduan koridor perdagangan dan ringkasan biaya.

Sekilas FORM A

FORM A memiliki fungsi berbeda: digunakan untuk ekspor dari Tiongkok ke negara-negara yang memberikan fasilitas GSP (Generalized System of Preferences). Lebih dari 30 negara menerima FORM A, termasuk banyak negara Eropa dan kawasan lainnya. Sertifikat ini memungkinkan produk Tiongkok masuk ke negara-negara tersebut dengan tarif bea masuk yang lebih rendah atau bahkan nol.

  • Untuk ekspor yang memenuhi syarat GSP: Tunjukkan FORM A ke bea cukai negara tujuan untuk mendapatkan tarif bebas bea atau tarif rendah.
  • Diterima di lebih dari 30 negara: Sangat relevan untuk pengiriman ke Eropa, Rusia, dan beberapa negara berkembang.
  • Bukan untuk ASEAN: FORM A tidak berlaku untuk fasilitas tarif di bawah ASEAN-China FTA.

Jika Anda mengirim ke berbagai tujuan, cek aturan tujuan dan prosedur khusus negara.

Perbedaan Utama

SertifikatDigunakan UntukTujuan UtamaCakupan Manfaat TarifOtoritas Penerbit
CO FORM EASEAN-China FTANegara-negara ASEANLebih dari 90% barangCCPIT/Bea Cukai
FORM AEkspor yang memenuhi GSP30+ negara GSPProduk yang memenuhi GSPCCPIT/Bea Cukai

Untuk penjelasan lebih lanjut tentang jalur ekspor utama Tiongkok, kunjungi shipping-from-china dan opsi pengiriman terbaik.

Panduan Langkah demi Langkah Mendapatkan CO FORM E dan FORM A

Mendapatkan sertifikat yang tepat bukan sekadar mengisi formulir. Berikut cara mengurusnya dengan benar agar Anda tidak kehilangan manfaat tarif.

Prosedur Pengajuan

Untuk CO FORM E dan FORM A, eksportir Tiongkok wajib mengajukan permohonan melalui CCPIT atau kantor bea cukai setempat. Pengajuan harus diselesaikan dan disetujui sebelum barang meninggalkan Tiongkok. Jika diajukan setelah barang dikirim, klaim tarif preferensial Anda akan gugur.

Langkah-langkah pengajuan:

  1. Siapkan faktur komersial dan packing list.
  2. Kumpulkan bukti kandungan nilai regional (untuk FORM E).
  3. Lengkapi aplikasi sertifikat melalui portal CCPIT atau bea cukai.
  4. Serahkan semua dokumen untuk ditinjau.
  5. Tunggu penerbitan (lihat waktu proses di bawah).

Jika Anda baru dalam proses ini, panduan proses pengiriman dan ringkasan incoterms dapat membantu memahami pembagian tanggung jawab dokumen antara pembeli dan penjual.

Dokumen yang Diperlukan

Untuk mengajukan kedua sertifikat, Anda perlu:

  • Faktur komersial (dengan kode HS yang akurat)
  • Packing list
  • Bukti kandungan nilai regional (untuk FORM E, minimal 40%)
  • Data eksportir dan penerima
  • Deskripsi produk yang sesuai dengan faktur dan packing list

Setiap ketidaksesuaian—terutama pada kode HS—dapat menyebabkan penolakan atau penundaan. Untuk info lebih lanjut, lihat proses clearance bea cukai dan kepatuhan produk.

Waktu Proses

  • CO FORM E: Diterbitkan dalam 2-5 hari kerja oleh CCPIT atau bea cukai setempat.
  • FORM A: Waktu proses serupa, 2-5 hari kerja.

Pengajuan yang terlambat atau tidak lengkap bisa membuat Anda kehilangan manfaat tarif—jadi pastikan perencanaan matang. Jika Anda menghadapi tenggat waktu ketat, pertimbangkan air freight atau express courier untuk pengiriman lebih cepat, namun ingat: sertifikat tetap harus diterbitkan sebelum barang dikirim.

Kriteria Aturan Asal Barang untuk Persetujuan Sertifikat

Tidak semua produk otomatis mendapatkan tarif preferensi—meskipun sudah memiliki sertifikat yang benar. Berikut hal-hal penting yang perlu Anda ketahui agar produk Anda memenuhi syarat.

Perhitungan Regional Value Content (RVC)

Untuk CO FORM E di bawah FTA ASEAN-Tiongkok, sebagian besar produk harus memenuhi minimal 40% kandungan nilai regional (RVC). Artinya, setidaknya 40% dari nilai produk harus berasal dari Tiongkok atau negara-negara ASEAN.

Rumus RVC:

RVC (%) = (Nilai bahan asal + biaya tenaga kerja langsung + biaya overhead langsung) / harga FOB x 100%

Jika tidak memenuhi ambang batas ini, produk Anda tidak akan lolos, meskipun dokumen sudah lengkap. Untuk penjelasan lebih lanjut tentang struktur biaya, lihat biaya pengiriman dari China dan biaya tersembunyi.

Kesesuaian HS Code

Otoritas bea cukai sangat memperhatikan HS code. Kode pada CO FORM E atau FORM A harus persis sama dengan yang tertera di invoice komersial dan packing list Anda. Ketidaksesuaian adalah sinyal bahaya dan menjadi salah satu alasan utama penolakan.

  • Pastikan HS code konsisten di semua dokumen.
  • Periksa kembali sebelum pengajuan.

Untuk info lebih lanjut tentang klasifikasi HS code, baca gambaran bea masuk dan kepatuhan produk.

Produk yang Dikecualikan

Beberapa produk tidak mendapatkan manfaat FTA atau GSP, walaupun Anda sudah memiliki sertifikat. Pengecualian umum meliputi:

  • Beberapa produk pertanian
  • Elektronik sensitif
  • Barang yang terkena tindakan anti-dumping

Selalu pastikan kelayakan produk sebelum mengajukan permohonan. Untuk daftar produk yang sering dikecualikan, lihat gambaran lisensi & kepatuhan.

Cara Menghindari Kesalahan Umum dalam Pengajuan Sertifikat

Kesalahan bisa sangat merugikan. Hingga 15% sertifikat CO untuk FTA ASEAN-Tiongkok ditolak karena kesalahan dokumen, dan dampaknya bisa serius: penundaan, biaya tambahan, hingga kehilangan manfaat tarif preferensi.

Kesalahan Dokumen

Kesalahan yang paling sering terjadi adalah:

  • HS code tidak cocok (antara sertifikat dan invoice)
  • Data eksportir atau penerima tidak lengkap
  • Deskripsi produk tidak akurat

Kesalahan ini bisa menyebabkan penundaan bea cukai selama 3-10 hari dan bahkan kehilangan status tarif preferensi. Untuk panduan dokumen, baca tips dokumentasi pengiriman dan daftar periksa kepatuhan.

Masalah Waktu Pengajuan

Waktu sangat krusial. Mengajukan CO FORM E atau FORM A setelah barang Anda berangkat dari China otomatis membatalkan klaim tarif preferensi Anda. Ini adalah aturan mutlak pada FTA ASEAN-Tiongkok maupun skema GSP.

  • Selalu ajukan sebelum pengiriman.
  • Sisihkan waktu ekstra untuk proses sertifikat (2-5 hari kerja).

Jika pengiriman Anda mendesak, lihat waktu transit dan memilih forwarder untuk solusi mempercepat logistik.

Kekurangan Kepatuhan

Tidak memenuhi persyaratan 40% kandungan nilai regional juga sering menjadi kendala. Bea cukai akan memeriksa dokumen pendukung, dan jika perhitungannya tidak sesuai, sertifikat Anda akan ditolak.

  • Periksa kembali perhitungan RVC.
  • Simpan dokumen pendukung dengan rapi untuk audit.

Untuk info lebih lanjut tentang kendala kepatuhan, baca tantangan perdagangan dengan China dan praktik terbaik lisensi & kepatuhan.

Kesimpulan: Daftar Periksa untuk Kelancaran Proses Bea Cukai

Mendapatkan tarif preferensi lewat perjanjian dagang China sangat bergantung pada persiapan dan ketelitian. Selalu pastikan HS code dan kelayakan produk sebelum mengajukan CO FORM E atau FORM A, dan ajukan sebelum barang meninggalkan China. Simpan catatan dengan rapi dan pastikan perhitungan kandungan nilai regional sudah benar untuk menghindari penundaan bea cukai yang merugikan. Untuk dukungan khusus dan mengoptimalkan penghematan tarif Anda, dapatkan penawaran dari tim kami—kami siap membantu Anda di setiap tahap proses kepatuhan.

ReferensiGlosarium· 11 istilah

Cari istilah, atau lompat berdasarkan huruf.

Bea Masuk
Import Duty. Tarif bea masuk Indonesia yang diterapkan pada barang impor sesuai HS code dan asal barang.
clearance
43. Customs clearance. Proses pengajuan barang dan dokumen ke bea cukai untuk mendapatkan release impor atau ekspor. Clearance ekspor (siapa yang mengurus) adalah perbedaan utama antara EXW dan FOB.
DUA
Documento Único de Importación. Formulir deklarasi impor Chile yang digunakan dalam prosedur kepabeanan.
FOB
Free On Board; seller menyerahkan barang ke kapal dan urus clearance ekspor, buyer yang booking freight dan urus impor dari sisi kapal. Risiko beralih saat barang di atas kapal. Hanya untuk sea freight—untuk air gunakan FCA. Untuk container, momen 'on board' sering tidak jelas; FCA (CY/CFS) lebih pasti.
Form E
Certificate of Origin untuk ASEAN–China FTA; digunakan untuk klaim tarif bea masuk khusus jika aturan asal dipenuhi. Jepang punya format serupa untuk perjanjian bilateral.
forwarder
Freight forwarder; perusahaan yang mengatur transportasi, dokumen, dan sering juga urusan bea cukai atas nama Anda.
HS Code
HS code; klasifikasi produk internasional untuk bea cukai, menentukan tarif bea masuk dan pembatasan.
Incoterms
International Commercial Terms. Aturan standar (EXW, FOB, CIF, DDP, dll.) yang menentukan siapa yang membayar, siapa yang mengurus bea cukai, dan kapan risiko berpindah di setiap tahap.
MFN
Most Favoured Nation. Tarif default WTO; tarif umum jika tidak ada perjanjian preferensi. Jadwal tarif Jepang punya kolom terpisah untuk MFN dan preferensi.
Packing List
Dokumen yang memuat daftar isi, berat, dan kemasan tiap paket; digunakan untuk bea cukai dan handling kargo.
RCEP
Regional Comprehensive Economic Partnership. FTA Asia-Pasifik termasuk Jepang dan China. Memberikan tarif preferensi jika aturan asal terpenuhi; wajib sertifikat asal.